Pemerintah Kabupaten Pasuruan

850 Bakal Calon Kades se-Kabupaten Pasuruan Ikuti Uji Akademis

Gambar berita: 850 Bakal Calon Kades se-Kabupaten Pasuruan Ikuti Uji Akademis

Sebanyak 850 bakal calon kepala desa (Kades) se-Kabupaten Pasuruan mengikuti Uji Akademis, di GOR Sasana Krida Anoraga, Raci Bangil, Jumat (11/10/2019).

Di tengah-tengah berlangsungnya uji akademis, Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron dan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan; Plt Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Tri Agus Budiharto serta Ketua tim uji, Dr Sarwono, hadir untuk memberikan pengarahan sekaligus semangat kepada bakal calon kades yang akan bertarung pada November 2019 mendatang.

Dalam arahannya, Wabup Mujib berkali-kali menanyakan komitmen serta kesiapan seluruh bakal calon kepala desa dalam menghadapi pilkades bulan depan. Dan dari pertanyaan yang dilontarkan Mujib, seluruh peserta ujian menegaskan siap berkomitmen untuk mensukseskan Pilkades serta berjanji menjaga kondusifitas wilayah di Kabupaten Pasuruan.

“Coba saya ingin mendengar jawaban semua bakal calon kepala desa ini. Bapak ibu semua siap untuk menjaga Kabupaten Pasuruaaan?” tegas Gus Mujib yang disambut suara siap oleh peserta dengan serentak.

Seperti diketahui, dalam uji akademis, seluruh peserta menghadapi Tes tulis yang merupakan bagian dari tahapan penjaringan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019. Para peserta harus menjawab 60 soal dalam kurun waktu 2 jam. Dari 60 soal itu, 50 soal obyektive test (multiple choice) dan 10 soal subyektive test (essay).

Seluruh teknis ujian diserahkan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Brawijaya Malang. Menurut Gus Mujib, Tes akademik ini sangat obyektif, sehingga dirinya meminta seluruh peserta untuk terus belajar, belajar dan belajar.

“Demi meningkatkan kualitas semua,” tegas wabup yang juga pengasuh Ponpes Al Yasini Areng-Areng Wonorejo ini.

Ia pun berharap ke depan para peserta yang berkompetisi di ajang Pilkades serentak ini untuk terus menjaga persatuan, kedamaian, dan kekompakan.

“Termasuk (jika nantinya terpilih, red) harus menjaga ketelitian dalam membuat laporan keuangan, surat pertanggungjawaban, manajerial dan seterusnya,” sarannya.

Setelah tahapan ujian akademis ini berlangsung, penilaian diserahkan sepenuhnya oleh tim Brawijaya Malang. Hal ini sekaligus akan dilakukan perankingan. Karena dalam Pilkades serentak tahun ini, ada beberapa desa yang jumlah pendaftarnya di atas 5 orang. Ada yang 6, 8, 10, sampai 11 orang seperti Desa Kejapanan. Padahal, secara aturan, yang akan dipilih oleh warga, calon kepala desa maksimal hanya lima orang. Hasil dari penilaian tes ini akan diserahkan tim Brawijaya kepada tim Pilkades Kabupaten maskimal pada 24 Oktober mendatang. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...