Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Inovasi PANGKAL BEMO Hantarkan Pemkab Pasuruan Raih detikJatim Awards 2024

Gambar berita
25 November 2024 (16:14)
Pelayanan Publik
953x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Berkat inovasi PANGKAL BEMO (Pengembangan Usaha Pangan Lokal Berbasis Mokaf), Pemerintah Kabupaten Pasuruan berhasil meraih penghargaan Program Ekonomi Terpuji dalam anugerah detikJatim Awards 2024. Adapun kategori prestasi yang dicapai yakni Akselerator Ketahanan Pangan. 

Perolehan apresiasi prestisius itu menyusul upaya peningkatkan produksi pangan secara konsisten melalui program yang dioptimalkan implementasinya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Sehingga mengantarkan Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis menerima Trophy Penghargaan dari Head of News detikcom, Elvan Dany Sutrisno di Dyandra Convention Center, Surabaya pada Senin (25/11/2024) malam.

Inovasi PANGKAL BEMO berupa produk turunan tepung Mocaf diolah menjadi beberapa produk makanan. Seperti Brownies Krispi dan Cookies yang dipasarkan hingga ke Papua, Batam dan Riau. Targetnya, mampu meningkatkan produksi pangan, memperbaiki gizi masyarakat, serta menguatkan ekonomi lokal.

Diwartakan sebelumnya, Pj. Bupati Nurkholis menyebutkan bahwa pengembangan usaha pangan lokal berbasis Mocaf sebagai solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan ketersediaan pangan lokal. Tentunya dengan menciptakan produk makanan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal.

"Karena Tepung Mocaf berpotensi sebagai bahan pangan lokal yang bebas gluten, Sumber karbohidrat kompleks, kandungan nutrisi tinggi, rendah lemak dan kolesterol, baik untuk pencernaan. Karena itu, inovasi usaha pangan lokal berbasis Mocaf harus dilanjutkan," jelasnya kepada Tim Penilai Award Peduli Ketahanan Pangan Jawa Timur 2024 kategori Inovasi Konsumsi Pangan Lokal pada tanggal 4 Oktober 2024.

Total ada 654 hektar lahan yang ditanami Ubi kayu dengan hasil panen 10.220 ton per hektar. Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan konsisten mendorong petani agar tidak hanya menanam padi dan mengolah tanaman pangan nonberas. Berikut, menggelar beragam program pelatihan dan fasilitas pemasaran tanaman pangan nonberas. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...

Article Image
Pertama Kali di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi Tegaskan Career Day Terbukti Buka Akses Magang, Pelatihan dan Pekerjaan

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerja...