Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

KETUA TP PKK, Ny LULIS SAMBANGI 2 JAMAAH YANG SEMPAT DITAHAN DI ARAB SAUDI

Gambar berita
03 Maret 2017 (19:56)
Umum
3097x Dilihat
0 Komentar
admin

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf menyambangi Umi Widayani Djaswadi (56) warga Jalan Bendosolo, Desa Pogar, Kecamatan Bangil dan Triningsih Kamsir Warsih (50) warga Dusun Pilangsari, Desa Beji, Kecamatan Beji, dua jamaah umroh Kabupaten Pasuruan yang sempat ditahan selama 1,5 bulan di Jeddah Arab Saudi, beberapa waktu lalu.

Lulis datang dengan ditemani beberapa anggota pengurus PKK lainnya, serta Camat Bangil, Rachmat Syarifudin, pada Jumat (03/03) siang. Tentu saja, kedatangan istri Bupati Irsyad Yusuf itu disambut hangat oleh keluarga dua jamaah tersebut.

“Silahkan masuk ibu, terima kasih sudah mau mampir ke rumah kami,” celetuk Umi saat menyapa Lulis di rumahnya.

Selama berada di rumahnya, Umi menceritakan apa saja kejadian selama berada ditahan oleh pemerintah Arab Saudi hingga berhasil kembali ke tanah air pada Kamis (23/02/) malam.

“Sungguh diluar dugaan saya, bahwa gurauan kami ternyata diseriusi oleh pihak maskapai penerbangan dan akhirnya menahan kami sampai beberapa hari. Tapi yang terpenting kami dapat kembali ke tanah air dan berkumpul bersama anak dan tiga cucu saya. Saya sangat rindu mereka semua,” ungkapnya dengan menitikkan air mata.

Umi sendiri mengaku menyesali apa yang telah menimpa pada dia dan Warsih. Untuk itu, dirinya akan lebih berhati-hati dengan apa yang akan dilakukan pada hal apapun.

“Iya, saya akan jauh lebih berhati-hati dan tidak menganggap enteng semua hal. Syukur Alhamdulillah Allah memberikan jalan untuk kami bisa kembali,” imbuhnya.

Di sisi lain, Lulis mengaku ikut bahagia dengan kedatangan dua jamaah asal Bangil dan Beji tersebut. Menurutnya, kejadian tersebut telah membawa hikmah tersendiri bagi siapa saja yang akan melaksanakan umroh atau haji, untuk tidak sekali-kali melakukan hal yang sepele di negeri sendiri, akan tetapi membawa dampak hebat di negara lain.

“Kejadian yang menimpa Ibu Umi dan Ibu Warsih telah menjadi contoh bagi kita semua agar lebih berhati-hati dalam bersikap, bertutur kata, terutama pada saat kita melaksanakan ibadah umroh maupun haji. Semoga kita semua diberikan keselamatan oleh Allah SWT,” terangnya.

Sementara itu, Lulis sendiri berencana akan menjadikan Ibu Umi dan Warsih sebagai informan bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji dan umroh. Tujuannya tak lain sebagai testimoni yang akan menceritakan pengalaman selama menunaikan ibadah di Tanah Suci Makkah dan Madinah.

“Semoga saja bisa kami ajak. Penting sekali agar bisa mengingatkan jamaah lain yang akan umroh atau haji,” singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...