Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tak Takut Banjir Atau Panen Rusak, 119 Pembudidaya Ikan Terima Kartu KUSUKA

Gambar berita
29 Agustus 2018 (17:54)
Pelayanan Publik
3052x Dilihat
0 Komentar
admin

Para pembudidaya ikan di Kabupaten Pasuruan kini tak perlu khawatir apabila tambak miliknya kebanjiran atau panen ikan rusak.

Pasalnya, Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI telah membagikan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) kepada 119 pembudidaya ikan di Kabupaten Pasuruan.

Penyerahan kartu tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kepala Biro Perencanaan KKP RI, Ir Ishartini, serta disaksikan perwakilan BNI Pasuruan, Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Irianto, dan undangan lainnya dalam acara Launching dan Penyerahan Kartu KUSUKA untuk Pembudidaya Ikan, di UPTD Tenaga Kerja LKD Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/08/2018) lalu.

Menurut Irianto, para pembudidaya ikan yang menerima kartu KUSUKA berasal dari Kecamatan Lekok, Rejoso, Kraton, Bangil dan Grati, dimana Kartu KUSUKA ini adalah syarat utama para pembudidaya untuk bisa mendapatkan klaim asuransi.

“Kartu ini berfungsi sebagai identitas, sekaligus sebagai alat untuk klaim asuransi melalui ATM dari BNI sebagai perbankan yang dipercaya,” kata Irianto di sela-sela kesibukannya, Rabu (29/08/2018).

Untuk asuransinya sendiri, pengusaha budidaya ikan bisa mendapat ganti kerugian melalui klaim asuransi jika usahanya mengalami masalah seperti banjir atau gagal panen akibat penyakit dan sejenisnya. Hanya saja, untuk saat ini, klaim hanya bisa dilakukan untuk luasan lahan 2 hektar. Ke depan secara nasional menurut tim KKP akan diusulkan mencakup luas 5 hektar.

“Kartu Kusuka ini adalah bagian dari program perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan sebagai wujud pelayanan dan peningkatan kesejahteraan. Dulu namanya Kartu Nelayan yang diperuntukkan bagi nelayan kecil atau nelayan yang memiliki kapal di bawah 10 gross ton (GT), tapi sekarang sudah diganti dengan kartu Kusuka,” imbuhnya. (emil)

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Remaja Lekok Ini Bersyukur Jadi Pelajar Sekolah Rakyat. Pendidikan Fokus, Orang Tua Diberdayakan

Program pendidikan Sekolah Rakyat (SR) terbukti memberikan banyak hal baik bagi...

Article Image
Tutup Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar SMP. Mas Rusdi : Kita Bangun Fondasi Sepakbola secara Berjenjang, Elit dan Disegani

Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar SMP Sederajat se-Kabupaten Pasuruan t...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan Baznas Gelar Gebyar 10 Muharram "Bahagia Bersama Anak Yatim"

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggel...

Article Image
Optimalkan E-Transaksi, Pemkab Pasuruan Kejar Tata Kelola Keuangan yang Bersih dan Akuntabel

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendorong seluruh jajaran perangkat daerah untuk s...

Article Image
Wabup Gus Shobih Tegaskan ETPD Wajib Dilaksanakan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Elektronifikasi Transaksi Pemeri...