Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kemenag Kabupaten Pasuruan Ajukan 14.717 Pasang Buku Nikah

Gambar berita
11 Oktober 2018 (14:10)
Pelayanan Publik
4332x Dilihat
0 Komentar
admin

Meskipun masih ada persediaan hingga akhir tahun, Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan mulai mengajukan kuota buku nikah untuk keperluan tahun 2019 mendatang.

Total sebanyak 14.717 pasang buku nikah yang diusulkan kepada Kementrian Agama RI mulai bulan agustus lalu.

Usman, Kasi Bimbingan Islam Kemenag Kabupaten Pasuruan mengatakan, usulan pengajuan buku nikah harus dilakukan dalam waktu yang tidak berdekatan dengan akhir tahun. Alasannya, agar usulan permintaan buku nikah bisa turun ke daerah, pada tahun ini juga.

"Namanya orang nikah, kita tidak mengetahui pasti. Oleh karena itu, secepatnya kita usulkan, kebetulan tren pasangan yang menikah dalam dua tahun terakhir meningkat," kata Usman saat ditemui di kantornya, Kamis (11/10/2018).

Untuk tahun 2016, jumlah pernikahan di Kabupaten Pasuruan mencapai 13.355 pernikagan. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2017 menjadi 14.717 pernikahan. Sedangkan mulai Januari-September 2018, jumlah pernikahan sudah mencapai 12 ribuan  kejadian pernikahan. Kata Usman, stok buku nikah yang ada di seluruh KUA (Kantor Urusan Agama) sampai saat ini tersisa1500 an buku, sehingga apabila tidak diusulkan, bisa jadi banyak pasangan yang tidak mendapatkan buku nikah.

“Kami perkirakan cukup sampai akhir tahun nanti. Tapi yang namanya orang menikah. Jangan sampai nikah kemudian tidak punya buku nikah karena belum datang, itu yang harus kita antisipasi,” tegasnya.

Berbanding terbalik pada tahun 2014 yang mencapai 15.755 pernikahan dan  turun di tahun 2015 menjadi 14.156 pernikahan, serta tahun 2016 yang hanya 13.355 pernikahan. Menurut Usman, jumlah tersebut di luar prediksi, lantaran pernikahan adalah urusan pribadi masing-masing pasangan, sehingga kemenag hanya menyiapkan sarana dan prasarana saja.

 “Itupun juga setiap bulan selalu ada pantauan dari Kemenag Korwil Jatim ke daerah. Sehingga jika dirasa menipis, langsung diajukan agar ditambah stok sehingga tidak sampai kehabisan,” pungkasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...