Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

127.165 Keluarga Miskin di Kabupaten Pasuruan Terima BLT BBM

Gambar berita
15 September 2022 (13:24)
Pelayanan Publik
6215x Dilihat
0 Komentar
admin

BLT BBM ( Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak) dan BPNT ( Bantuan Pangan Non Tunai) untuk warga miskin di Kabupaten Pasuruan sudah mulai disalurkan.

Total ada 127.165 KPM (keluarga penerima manfaat) yang menerima bantuan dari Kementrian Sosial RI ini. Mereka dapat mengambilnya di Kantor Pos terdekat atau kantor kecamatan/desa sesuai kesepakatan  PT Pos Indonesia dan Dinas Sosial.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi mengatakan, BLT BBM direncanakan disalurkan selama 4 bulan mulai dari September hingga Desember tahun ini. Dengan nominal per bulan yang didapat adalah Rp150.000 per KPM. Namun untuk saat ini, pemberian BLT BBM langsung dua bulan sekaligus. Dalam artian nominal pada september dan oktober seketika diberikan di bulan september.

Sedangkan untuk BPNT dikonversi menjadi bantuan tunai untuk bulan September dengan nominal sebesar Rp 200 ribu per KPM. Sehingga total bantuan yang diterima per KPM sebesar Rp 500.000.

"Total yang diberikan Rp 500 ribu per KPM. Dengan rincian Rp 300 ribu itu BLT BBM dua bulan karena per bulannya Rp 150 ribu. Dan BPNT bantuannya sebesar Rp 200 ribu," kata Suwito saat ditemui di kantornya, Kamis (15/09/2022).

Dari ratusan ribu penerima bantuan, paling banyak merupakan warga yang bertempat tinggal di kantong-kantong kemiskinan. Seperti Kecamatan Lekok dengan jumlah 9891 KPM. Kemudian Kecamatan Grati dengan 9395 KPM dan Kecamatan Wonorejo dengan 7805 KPM.

Kata Suwito, penyaluran BLT BBM dan BPNT sudah dilakukan sejak jumat (09/09/2022) lalu dan ditargetkan selesai sabtu (17/09/2022) mendatang. Hanya saja, agar target tersebut bisa tercapai, PT Pos Indonesia dibantu para staf Dinas Sosial sampai di tingkatan koordinator BLT BBM BPNT di tingkat kecamatan/desa.

"Pos Indonesia sendiri bilang tidak ada tambahan tenaga untuk membantu menyalurkan BLT BBM ini. Makanya meminta bantuan Dinas Sosial agar penyalurannya cepat selesai," imbuhnya.

Lebih lanjut Suwito menegaskan bahwa pemberian BLT BBM ke warga miskin menjadi cara pemerintah untuk menjaga angka kemiskinan ekstrem supaya tidak melonjak.

Para penerima bantuan sendiri merupakan keluarga yang sebelumnya juga sudah termasuk dalam Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako serta Program Keluarga Harapan (PKH) yang tidak menerima BPNT.

"Paling banyak penerima BPNT. Tapi ini dikonversikan menjadi bantuan tunai," singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...

Article Image
Pertama Kali di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi Tegaskan Career Day Terbukti Buka Akses Magang, Pelatihan dan Pekerjaan

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerja...

Article Image
Suka Duka Petugas Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan saat Rekam e-KTP ke Rumah-rumah Warga

Para petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Pa...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadirkan Arumi Bachsin, Ning Nawal dan Gus Azmi

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad S...

Article Image
3 Hari Berturut-Turut, Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah

Dalam rangka membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjang...