Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pj Bupati Nurkholis Ajak Wisatawan Rasakan Sensasi Makan Mangga Putar Pasuruan

Gambar berita
16 November 2024 (07:59)
Ekonomi
874x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sebanyak 20 Kelompok Tani (Poktan) Mangga Putar di Desa Oro-Oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan pamer mangga unggulannya, Sabtu (16/11/2024).

Mereka menjual mangga Grade A dan Grade B dengan harga yang sama, yakni Rp 15 ribu dan 10 ribu. 

Sontak saja, event yang dinamai "Bursa Mangga Putar" ini dibanjiri para pecintanya. Apalagi Bulan November ini menjadi puncaknya Panen Raya Mangga. 

"Yo mumpung murah, sak kilo cuma 10 ribu. Saya beli lima kilo," ungkap Rohmat (36) salah satu pecinta mangga dari Kota Pasuruan. 

Rohmat dan pecinta mangga lainnya benar-benar memanfaatkan waktu untuk memborong mangga putar khas Kabupaten Pasuruan ini. 

Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Nurkholis pun mengajak para pecinta mangga tanah air untuk datang ke Kabupaten Pasuruan, dan menikmati sensasi makan buah mangga yang diputar seperti saat menikmati buah alpukat.

"Saya hampir tiap hari makan mangga. Karena mangga putar ini teksturnya lembut tapi ada kenyalnya dan mengenyangkan. Makanya siapapun pecinta mangga di tanah air, ayo datang ke Kabupaten Pasuruan sekarang mumpung panen raya," ajaknya.

Ajakan untuk datang dan menikmati khas nya Mangga Putar Kabupaten Pasuruan tak hanya omong belaka. Pj Bupati Nurkholis mencoba sendiri bagaimana sensasi makan mangga langsung dari pohonnya. Plus cara memakan mangga yang beda dari makan mangga yang lain.

"Karena namanya mangga putar. Jadi setelah saya belah di diameter buahnya, kemudian saya putar buahnya dan langsung terbelah, nah saya ambil sendok kemudian makan seperti kita makan buah alpukat,"  ucapnya seraya mencontohkan di hadapan para pengunjung. 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri menjelaskan, para poktan mangga putar di Desa Oro-Oro Ombo Kulon memiliki lahan seluas total 246 hektar. Khususnya dalam bentuk kawasan. 

Seluruh lahan tersebut sudah ditanami pohon mangga sejak lama. Ada yang dari bantuan Pemerintah dan pihak yang lain, termasuk swadaya petani mangga itu sendiri.

Selama bursa, para warga di sepanjang Jalan di Desa Oro-Oro Ombo Wetan dan Oro Oro Ombo Kulon, juga berjualan dengan harga yang sangat murah.

"Bahkan ada yang dijual sampai Rp 7 ribu untuk grade bawah, artinya tetap manis dan berkualitas tapi bentuk mangga nya saja yang tidak sempurna, ada yang kecil dan lainnya," jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Desa Tambaklekok 29 Tahun Lestarikan Ski Lot Jadi Agenda Wajib di Hari Ketujuh Lebaran

Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasurua...

Article Image
Tinjau Banjir Kedungringin. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto Acungi Jempol Pemkab Pasuruan Bangun Shelter dan Terus Penuhi Kebutuhan Kedaruratan Warga

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto berku...

Article Image
Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.D...

Article Image
10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...