Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,6 Persen, Pemkab Pasuruan Raih Penghargaan UHC Award Tahun 2024

Gambar berita
08 Agustus 2024 (08:23)
Pelayanan Publik
2946x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Award dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin. Secara simbolis, penghargaan diserahterimakan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti kepada Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada hari Kamis (8/8/2024).

Adapun anugerah UHC Award Tahun 2024 yang didapatkan untuk kategori UHC Madya. Raihan prestasi itu sebagai bentuk penghargaan dari Pemerintah Pusat dan BPJS Kesehatan atas komitmen dan konsistensi Pemerintah Daerah dalam mendukung JKN yang merupakan program prioritas Pemerintah Pusat.

Hingga 1 Agustus 2024, tercatat sudah 99,6 persen atau 1.627.591 penduduk yang terdaftar dalam program JKN dari total jumlah penduduk Kabupaten Pasuruan sebanyak 1.634.022 jiwa. Sedangkan sisanya, masih ada sekitar 6.431 jiwa yang masih belum terdaftar dalam program JKN. Capaian itu sudah sesuai dengan RPJMN Pemerintah Pusat yang menyebutkan bahwa cakupan UHC sudah melampaui dari 95 persen. Di sisi lain, progres angka keaktifan peserta JKN saat ini sudah mencapai 80.95 persen atau sebanyak 1.322.760 penduduk yang terdaftar. Jumlah tersebut naik jika dibandingkan dengan cakupan kepersertaan di semester 2 pada tahun 2023.

Dalam sambutannya, Wapres Ma'ruf Amin meminta kepada seluruh Kepala Daerah di tanah air agar memastikan tersedianya fasilitas kesehatan yang berkualitas. Berikut, kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Khususnya yang berada di perbatasan atau kepulauan.

"Saya mengapresiasi atas dedikasi dan komitmen tinggi Kepala Daerah dalam mewujudkan UHC dengan cakupan perlindungan kepesertaan JKN, minimal 95 persen dari total penduduk. Saya harap, penghargaan ini data jadi motivasi bagi semua pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang terjangkau, berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat," ucapnya dengan nada bersemangat.

Lebih lanjut, Wapres berpesan kepada Kepala Daerah agar terus memperluas jangkauan UHC hingga 100 persen. Oleh karenanya harus melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam melakukan sosialisasi pentingnya kepesertaan JKN.

"Pemda harus mendorong agar setiap yang berada di wilayahnya terdaftar sebagai peserta aktif dalam program JKN-KIS. Gunakan media yang solutif dan evaluasi sistem pembayarannya. Bisa dalam program restruksturisasi atau pemberian insentif bagi mereka yang lebih awal melunasi iurannya," pintanya.

Merespon hal tersebut, Pj. Bupati Andriyanto menyatakan komitmennya dalam menyelesaikan 100 lebih cakupan kepesertaan UHC di Kabupaten Pasuruan. Diantaranya akan dilakukan dengan sistem jemput bola. 

"Alhamdulillah hari ini Kabupaten Pasuruan menerima UHC Award 2024 dengan capaian 99,6 persen. Jadi komitmen kami, 0,4 persen harus diselesaikan. Dinas Kesehatan dan BPJS Kabupaten Pasuruan akan menjemput bola dan sebagainya. Bukan hanya mempertahankan saja, tapi akan ditingkatkan sampai cakupan kepesertaan 100 persen lebih UHC," tandasnya.

Dengan demikian, Pj. Bupati Andriyanto berharap, ke depannya Kabupaten Pasuruan akan mendapatkan UHC Award kategori Utama. Tentunya dengan mengoptimalkan beragam inovasi menjemput bola. Bagi yang sakit dan masih belum menjadi peserta BPJS akan dilakukan screening dan pelacakan. Sehingga 100 persen lebih bisa segera terpenuhi. 

"Bahwa capaian-capaian semacam ini, tidak mungkin Pemerintah bekerja sendiri. Tentunya dengan beberapa elemen dan BPJS Kesehatan Kabupaten Pasuruan. Masyarakat sendiri juga berpartisipasi, media, LSM semuanya harus bersatu-padu. Harapan kami, UHC Award 2024 ini sebagai kado istimewa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan," imbuhnya.

Setali tiga uang dengan yang diungkapkan oleh Pj. Bupati Andriyanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah juga mengutarakan komitmennya terhadap upaya peningkatan pelayanan kesehatan. Tidak hanya mengobati saja, tetapi juga dalam hal pencegahan. Targetnya, seluruh masyarakat dapat ter-cover BPJS Kesehatan. Sehingga semuanya akan bisa merasakan pelayanan kesehatan. 

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Dina Diana Permata mengatakan, diraihnya kembali UHC Award dapat memberikan motivasi kepada Pemerintah Daerah tentang pentingnya JKN-KIS untuk semua masyarakat. Sehingga jika sewaktu-waktu membutuhkan akses pelayaan kesehatan, maka bisa terbebas secara finansial. (Eka Maria)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wabup Gus Shobih dan Kalaksa BPBD Jatim Sambangi Warga Terdampak Banjir di Kedungringin

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menyambangi warga terdampak banjir di Desa...

Article Image
Banjir Terjang 11 Kecamatan. Pemkab Pasuruan Bantu Evakuasi Warga, Aktifkan Shelter Bencana Sampai Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus

Intensitas hujan yang sangat deras ditambah angin kencang selama lebih dari dua...

Article Image
Mas Rusdi Sidak Benyubiru. Warga Berebut Minta Foto

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke wisata pema...

Article Image
Sholat Ied di Masjid Agung Bangil. Mas Rusdi : Selamat Berlebaran Bersama Keluarga. Mohon doa agar Rencana Besar Pembangunan di Bangil Berjalan Lancar

Puluhan ribu umat islam melaksanakan ibadah Sholat Ied (Hari Raya Idul Fitri) 14...

Article Image
Sebulan Penuh Ramadhan. RSUD Grati Bagi-Bagi Takjil Keluarga Pasien Rawat Inap

Apa yang dilakukan RSUD Grati patut diacungi jempol.Pasalnya, setiap hari selama...