Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Rusdi Sutejo Optimis Kasus AKI dan AKB Tahun Ini Akan Turun

Gambar berita
10 April 2025 (12:07)
Kesehatan
1337x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo berharap kasus angka kematian ibu (AKI) melahirkan maupun angka kematian bayi (AKB) baru lahir dan prevalensi stunting pada tahun ini bisa terus ditekan semaksimal mungkin.

Harapan ini disampaikan Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pasuruan di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Kamis (10/4/2025) siang.

Menurutnya, kasus AKI dan AKB masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Sebab hingga kini masih banyak laporan terkait jumlah kasus ibu melahirkan dan bayi yang meninggal saat persalinan.

"Kalau sudah jadi PR maka harus segera dituntaskan. Seperti kasus AKI dan AKB yang masih ada di Kabupaten Pasuruan sampai sekarang, kita targetkan turun 14 persen," katanya.

Dengan digelarnya Muscab IBI Kabupaten Pasuruan, Mas Rusdi mengajak seluruh bidan se-Kabupaten Pasuruan untuk kompak dalam membantu pemerintah. Khususnya menurunkan AKI dan AKB serta prevalensi stunting.

"Saya lihat yang hadir banyak sekali. Untuk itu saya berpesan agar para bidan ikut aktif dalam menurunkan kematian ibu, kematian bayi dan stunting sesuai peran dan fungsinya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua IBI Kabupaten Pasuruan, Sri Sudarti menjelaskan sepanjang tahun 2024, jumlah kasus kematian ibu melahirkan mencapai 18 kasus. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2023 dengan ada 16 kasus kematian.

Begitu pula dengan angka kematian bayi selama tahun 2024 cukup banyak hingga 188 kasus. Padahal selama tahun 2023, setidaknya hanya ada 77 kasus kematian bayi baru lahir.

Dengan fakta tersebut, setiap bidan harus melengkapi dirinya dengan keterampilan, pendidikan dan dan kedekatan emosional dengan para pasiennya.

"Karena hal tersebut terbukti efektif dalam membantu meningkatkan kepercayaan diri ibu yang akan melahirkan," tutupnya. (emil)

Seperti diketahui, di Kabupaten Pasuruan tercatat ada 1367 bidan yang tersebar di semua faskes. Mulai rumah sakit, puskesmas, klinik swasta hingga praktek mandiri. Bidan-bidan tersebut sangat siap untuk membantu proses persalinan seluruh ibu hamil. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...