Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Irsyad Yusuf Minta Masyarakat Stop Beli Pakan Ternak Dari Daerah Wabah

Gambar berita
03 Juni 2022 (12:51)
Pelayanan Publik
3352x Dilihat
0 Komentar
admin

Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Pasuruan harus semakin diwaspadai. Pasalnya, jumlah ternak sapi yang terjangkit PMK semakin banyak.

Bupati Pasuruan, Dr. HM Irsyad Yusuf. SE.MMA mengatakan, ratusan ekor sapi yang terjangkit PMK kini meluas hingga ke 10 kecamatan. Diantaranya  Lekok, Kejayan, Lumbang, Nguling, Pandaan, Prigen, Purwosari, Sukorejo, Tutur, Winongan.

Penyebabnya didominasi oleh faktor jual beli ternak dari luar daerah, khususnya Kota/Kabupaten wabah. Sehingga banyak sapi-sapi yang tertular PMK.

Selain itu, berdasarkan laporan para petugas, banyak para peternak yang membeli pakan ternak dari daerah lain, dan jelas juga bisa berpotensi pada penularan yang semakin meluas.

Untuk itu, Gus Irsyad meminta semua peternak/pedagang sapi/untuk tak lagi melakukan jual beli ternak dari daerah wabah. Sebab, penularan PMK paling cepat berasal dari aktifitas ini.

"Semakin hari semakin banyak sapi-sapi kita yang terpapar PMK. Sekarang sudah ada 690 sapi di Kabupaten Pasuruan yang terjangkit PMK. Penyebab dominan karena masih banyaknya blantik sapi yang membeli atau menjual dari luar daerah. Untuk itu saya minta untuk bisa menahan diri dalam hal jual beli ternak dari dan ke luar daerah," kata Gus Irsyad di sela-sela kesibukannya, Jumat (03/06/2022/ siang.

Sejauh ini, semua  lalu lintas ternak di Pasar hewan terus diawasi. Bahkan semua pasar hewan ditutup. Begitu pula dengan ternak yang terjangkit PMK langsung dilokalisir. Kata Gus Irsyad, ternak yang dalam keadaan sehat juga akan divaksin, namun Pemkab Pasuruan masih  menunggu datangnya vaksin itu sendiri.

"Kita juga akan memvaksin ternak sapi. Tapi masih kita tunggu datangnya. Kalau yang terjangkit terus kita obati sampai sembuh," jelasnya.

Dengan semakin banyaknya ternak sapi yang terjangkit PMK, petugas semakin intens melakukan sosialisasi ke masyarakat akan bahayanya PMK apabila tidak diantisipasi sedini mungkin. Dijelaskan Gus Irsyad, sosialisasi dilakukan oleh petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama seluruh stake holder. Mulai dari POLRI, TNI, Kejaksaan, tokoh Masyarakat, tokoh agama hingga lintas sektor lainnya.

Diharapkan, masyarakat bisa memahami bagaimana langkah yang harus dilakukan agar penyebaran PMK tidak semakin meluas.

"Jangan juga tergesa-gesa untuk menjual dengan harga rendah. PMK bisa diobati asal penanganannya cepat," tegasnya

Lebih lanjut Kepala Daerah yang jago olahraga dan bermain musik itu juga menegaskan bahwa meskipun banyak yang positif, namun tak ada satu ekor sapi pun yang mati. Sampai hari ini, ratusan ekor sapi sudah sembuh, dan yang lainnya masih diobati.

"Tidak ada sapi yang mati karena PMK. Semuanya bisa disembuhkan yang penting segera diobati dan nggak terlambat. Kandang-kandang didesinfektan, pakan ternak nya jangan dicampur antara yang sakit dan yang sehat," harapnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...

Article Image
MoU dengan PT RWM. Bupati Mas Rusdi Targetkan 2-3 Tahun Mendatang, Kabupaten Pasuruan Bebas Timbulan Sampah di TPA

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menargetkan 2-3 tahun mendatang, tak ada lagi timb...