Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BUPATI IRSYAD "PEMERINTAH PUSAT AKAN SEGERA TANGANI BANJIR DI KABUPATEN PASURUAN"

Gambar berita
31 Januari 2017 (09:39)
Pelayanan Publik
7988x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berusaha mencari solusi atas banjir yang hingga kini masih terjadi setiap tahunnya, salah satunya dengan melakukan usulan-usulan kebencanaan kepada pemerintah pusat.

Usulan tersebut disampaikan Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf di hadapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, di Kantor Kementerian PU-PERA, Jakarta, Senin (30/01).

Menurut Irsyad, total ada 8 usulan yang disampaikan, diantaranya normalisasi sungai, pembangunan tanggul, peninggian jembatan, perbaikan jalan, hingga tindak lanjut kedaruratan terhadap banjir yang terjadi di Kabupaten Pasuruan.

“Alhamdulillah, kita langsung diterima oleh Pak Menteri dan juga Dirjen Sumber Daya Air, Imam Santoso dan Dirjen Bina Marga, Arie Setoadi Moerwanto. Intinya usulan yang kita sampaikan akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat,” kata Irsyad, saat mengudara bersama Radio Suara Pasuruan, Selasa (31/01).

Mengenai kapan tindak lanjut pemerintah pusat, Bupati Irsyad menegaskan bahwa dalam waktu dekat akan turun ke Kabupaten Pasuruan untuk meninjau sekaligus melakukan langkah konkrit sesuai usulan sebelumnya.

“Yang paling penting adalah langkah kedaruratan. Karena sekali lagi saya tegaskan bahwa mulai tahun 2008 sampai sekarang, belum ada tindak lanjut yang dilakukan oleh pemerintah pusat pasca banjir yang kerapkali menjadi tamu langganan tatkala musim penghujan dating. Kami dari pemerintah daerah juga hanya bisa melakukan langkah kedaruratan, seperti pembangunan posko, distribusi makanan, obat, beras sampai dengan penyaluran air bersih. Begitu juga normalisasi yang juga kita lakukan. Tapi semua daerah aliran sungai (DAS) di Kabupaten Pasuruan yang melintas di Jalan Nasional maupun Propinsi dan itu ada di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.

DAS yang dimaksud Irsyad berjumlah 8 yang masuk wilayah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) propinsi dan Nasional, seperti Kedunglarangan, Wrati, Rejoso sampai Kali Welang. Dari semua sungai tersebut, belum ada langkah konkrit permanen. Sebut saja peninggian jembatan di Sungai Betotot yang tidak dilakukan, padahal kondisi jalan semakin naik.

“Ternyata di Kementerian juga sedang ada perubahan kebijakan. Akan tetapi, pemerintah pusat sudah memastikan akan menangani banjir di Kabupaten Pasuruan,” tegasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Tinjau Posko Haul Solo. Mas Rusdi Sampaikan Terima Kasih untuk Pemkot Surakarta

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo berterima kasih kepada Pemerintah Kota Solo (Surak...

Article Image
Cek Posko Pelayanan Haul Solo, Gus Shobih Ucapkan Terima Kasih untuk Seluruh Petugas

Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan seluruh posko pelayanan selama Haul Sol...

Article Image
Merita Rusdi Sutejo Buka Kejuaraan Renang antar club se-Indonesia Jatim Open 2026

Sebanyak 900 lebih atlet mengikuti Kejuaraan Renang Antar Club se-Indonesia Jati...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun 8 Posko Pelayanan Haul Solo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan membuka 8 posko pelayanan untuk jamaah Haul ke-115...

Article Image
Pemkab Pasuruan Gratiskan Operasi Katarak 200 Warga di RSUD Grati

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui RSUD Grati menggelar bakti sosial operasi...