Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) merupakan wadah bagi para santri untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Tentu saja, kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, hal itu sangat dibutuhkan dalam rangka membentengi anak dari perkembangan jaman yang begitu pesatnya saat ini.
Disampaikan pada saat membuka agenda yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini di Desa Ngabar, Kecamatan Kraton pada hari ini, Minggu (27/8/2023), Gus Irsyad sapaannya mengisyaratkan tentang pentingnya pendidikan berbasis muatan materi religi. Maka dari itulah Pemerintah Daerah memfasilitasinya dengan menyelenggarakan FASI untuk kali ke-12.
"FASI ini untuk memberikan ruang kepada anak-anak kita agar berlomba dalam kebaikan. Hal ini kami lakukan untuk menjaga Kabupaten Pasuruan dari tantangan jaman, terutama dengan maraknya kasus penyalagunaan narkoba dan era media sosial yang luar biasa. Karena itu, kita semua harus menjaga anak-anak, membentengi dengan pendidikan agama," tandas Bupati Irsyad.
Ditambahkannya, FASI merupakan rangkaian dari program Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan dengan jargon WAK MUQIDIN yang bertujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang Al-Qur'an. Harapannya, keduanya dapat terus diaplikasikan secara kontinyu ke depannya untuk menciptakan generasi muda yang Qur'ani.
Maka dari itu, Bupati Irsyad meminta kepada semua pihak yang hadir dalam acara tersebut agar tetap berkomiten melanjutkan WAK MUQIDIN dengan niat untuk menjaga serta melindungi anak-anak dari pengaruh negatif di lingkungan sosialnya. Dengan pemahaman kuatnya terhadap Al-Qur'an, diharapkan mereka akan tumbuh menjadi generasi penerus yang tidak hanya pandai dalam ilmu umum saja. Tetapi juga tetap berpegang teguh pada ilmu agama.
Selain itu, Bupati Irsyad meminta dukungan kepada semua pihak. Baik dari DPRD, Camat hingga Kepala Desa terkait pelaksanaan WAK MUQIDIN serta memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan TPQ dan Madrasah Diniyah (Madin).
"DPRD juga ikut mendukung program ini dengan menyetujui anggarannya. Maka program ini dapat berkesinambungan, termasuk juga intensif untuk peningkatan kualitas SDM. Did alamnya juga ada komponen pemberian beasiswa," jelasnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM para ustadz dan ustadzah sudah pasti menjadi titik fokus dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Didukung dengan DPRD melalui pendanaan untuk insentif, diharapkan kualitas SDM TPQ dan Madin akan semakin baik ke depannya
Kehadiran Kepala Daerah dalam agenda pembukaan FASI XII Kabupaten |Pasuruan didampingi oleh Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan serta beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait. Diantaranya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta seluruh Camat. (Iguh+Eka Maria)
Komentar