Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Hadir Dalam Puncak Peringatan ke XXVI Hari Otonomi Daerah 2022 Secara Virtual

Gambar berita
25 April 2022 (22:30)
Pelayanan Publik
2585x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Mujib Imron mengikuti video conference acara Puncak Peringatan ke XXVI Hari Otonomi Daerah Tahun 2022. Hadir bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan di Command Center Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Senin (25/4/2022).

Seluruh rangkaian acara diikuti secara virtual bersama Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf. Nyarman dan Kepala Pengadilan Negeri Bangil, Arizal Anwar. Diawali dengan menyimak pemutaran video sejarah Otonomi Daerah, dilanjutkan laporan Dirjen Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik. Berikut penyampaian arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian yang disampaikan oleh Sekjen Kemendagri, Suhajar Diantoro.

“Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) setiap tahunnya pada tanggal 25 April. Tahun ini, usia Otda kita sudah menginjak 26 tahun. Usia yang cukup dewasa untuk terus memacu semangat Otoda,” tandas Dirjen Otda Kemendagri dalam laporannya.

Adapun peringatan Hari Otda untuk menentukan arah kebijakan dan memantapkan pelaksanaannya. Mewujudkan ASN yang proaktif dan berakhlak menuju Indonesia Emas 2045. Termasuk dibarengi dengan peluncuran inovasi Kemendagri.

“Hari Otda ke 26, Ditjen Otda terus berinovasi dan akan me-launching sistem berbasis elektronik diantaranya SILPPD versi 1.1. Nanti juga akan ada launching konsultasi virtual (Kovi) Otda,” ujarnya.

Di sisi lain, dalam sambutan yang dibacakan Sekjen Kemendagri, menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan Otonomi Daerah dengan mendelegasikan sebagian kewenangan dan sebagian urusan pemerintahan untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian fiscal. Tentunya dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan PAD serta memacu percepatan dan pemerataan pembangunan.

“Setelah 16 tahun berlalu, otonomi daerah telah memberi dampak positif ini dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan yang ditandai dengan meningkatnya IPM bertambahnya PAD. Juga kemampuan fiskal daerah,” sebut Sekjen Kemendagri.

Meski demikian, berdasarkan data, filosofi dari tujuan Otda sepenuhnya belum tercapai, berdasarkan data Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri selama kurun waktu tersebut terdapat beberapa daerah yang memiliki PAD dibawah 20 persen dan menggantungkan dari pmerintah pusat.

Suhajar mengapresiasi daerah otonomi baru yang telah meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya,diharapkan peningaktan tersebut agar dimanfaatkan untuk porgram pembangunan dan kesejahteraan rakyat, meningkatkan IPM, menurunkan kemiskinan, meningkatkan konektivitas serta akses inftastruktur yang lainnya.

“Bagi daerah yang kemampuan PAD, fiskalnya baik tapi IPM rendah dan angka kemiskinan tinggi dan akses infrastruktur belum baik perlu kiranya dilakukan evaluasi kiranya agar penyusunan program dalam APBD bisa tepat sasaran, efektif dan efisien, saya menghimbau daerah yang masih rendah PAD nya agar melakukan terobosan inovasi yang dapat memmberi nilai tambah,” papar Sekjen.

Mengacu kepada berbagai data dan indikator, Indonesia merupakan salah satu negara yang mampu mengendalikan pandemi. Sehingga dapat dijadikan momentum untuk membangun sendi ekonomi dan sosial masyarakat dalam rangka akselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Meski demikian, dalam amanatnya Mendagri kembali mengingatkan terkait pandemi yang belum berakhir. Maka dari itu, Pemerintah Daerah diminta tetap menjaga kedisiplinan masyarakatnya agar tetap taat protokol kesehatan. Utamanya dalam penggunaan masker dan peningkatan capaian vaksinasi. Khususnya booster baik untuk lansia maupun anak anak.

“Agar seluruh pejabat ASN dan instansinya untuk tidak melaksanakan buka bersama saat Ramadhan dan tidak open house saat Lebaran. Juga memerintahkan seluruh ASN untuk disiplin protokol kesehatan,” paparnya. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...