Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Buah Dari Surga Itu Dibudidayakan di Desa Karang Sentul

Gambar berita
06 Desember 2018 (14:59)
Agrowisata
6638x Dilihat
0 Komentar
admin

Tahukah Anda, dari sekian banyak produk hortikultura unggulan yang sangat populer seantero pelosok negeri seperti Mangga Klonal 21, ternyata Kabupaten Pasuruan masih menyimpan ragam potensi yang sangat potensial untuk dikembangkan. Diantaranya adalah perkebunan buah Tin atau yang disebut sebagai “Buah Ara” dan “Buah dari Surga”.  

Berlokasi di Desa Karang Sentul, Kecamatan Gondangwetan, buah kaya kandungan nutrisi baik unsur vitamin maupun mineral tersebut mulai ditanam sejak tahun 2013 oleh beberapa warga. Berbekal bibit buah Tin hasil hibah dari Pemerintah Desa setempat, warga-pun mulai serius membudidayakannya di satu lahan yang sama.        

Adalah Dini Eka Wati, Sekretaris Kelompok Informasi (KIM) Sentul Mandiri, Kecamatan Gondangwetan yang sampai saat ini memberikan pendampingan budidaya maupun dari segi pemberdayaannya. Berikut membantu proses pengelolaan hasil panen yang dilakukannya bersama rekan-rekannya KIM.    

“Sampai sekarang kami mendampingi warga dalam melakukan budidaya buah Tin. Mulai dari pembagian bibit dari Desa sampai proses pengelolaan hasil panen menjadi produk olahan. Selain buah segar yang bisa langsung dibeli di kebunnya, buah Tin juga diolah menjadi aneka produk. Seperti teh tubruk, teh celup, sirup, minuman siap saji, manisan dan puding buah Tin”, ceritanya dengan sumringah.

Waktu dikonfirmasi Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan ia menuturkan, dari diversifikasi produk tersebut, warga Desa Karang Sentul memperoleh nilai ekonomi lebih selain dari hasil penjualan buah Tin segar yang per kilonya dibandrol Rp 150.000. Terlebih buah ranum bercitarasa manis dan segar itu dipercaya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.       

“Buah Tin ini kan khasiatnya luar biasa, jadi banyak yang mencari. Biasanya pembeli langsung datang ke kebun. Ada yang membeli buah segarnya, tapi banyak juga yang membeli bibit pohonnya dan aneka produk olahannya, baik sirup, manisan dan lainnya. Tidak hanya dari Pasuruan dan pembeli dari Jawa Timur saja, tapi dari Bali”, tandasnya. (Eka Maria) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Perdana. Mas Rusdi Buka Seminar Pelatihan UKM IKM di PCC

Ratusan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) d...

Article Image
Segera Rampung. Pasuruan Creative Center (PCC) Siap Wadahi Kreatifitas Anak Muda di Kabupaten Pasuruan

Tak lama lagi, Pasuruan Creative Center (PCC) akan segera dinikmati oleh seluruh...

Article Image
Kunjungi Kabupaten Pasuruan. Mensos Gus Ipul Sosialisasi DTSEN

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf kembali berkunjung ke Pasuruan, Sabtu (7/2/20...

Article Image
Gus Shobih Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melantik sebanyak 11 orang pejabat administ...

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...