Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BPBD Kabupaten Pasuruan Imbau Masyarakat Waspadai Pohon Tumbang

Gambar berita
05 Januari 2026 (16:13)
Lingkungan
643x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Selain banjir dan tanah longsor, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk terus waspada akan bencana angin kencang/puting beliung.

Himbauan ini bukan tanpa alasan. Sebab dalam beberapa hari terakhir, BPBD mencatat ada kejadian pohon tumbang akibat angin kencang di beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan.

Pada sabtu (3/1/2026) malam kemarin, angin kencang terjadi di Dusun Wuwung, Desa Jogorepuh, Kecamatan Pasrepan dan mengakibatkan rumah Abdul Kholik, ambruk.

Selain di Pasrepan, di hari yang sama, angin kencang juga melanda wilayah Dusun Ploso, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso dan menyebabkan robohnya rumah Aminah, salah satu warga sekitar. 

Tak selesai sampai di situ, keesokan harinya, yakni minggu (4/1/2026) sore, sebuah bangunan cafe elwoods mengalami kerusakan di bagian atap setelah kejatuhan pohon yang cukup besar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan dalam beberapa hari terakhir, cuaca cukup ekstrim terjadi di hampir semua wilayah. Dalam artian hujan turun setiap hari dengan intensitas mulai sedang hingga lebat dan disertai dengan angin kencang.

Bahkan BMKG juga telah merilis prakiraan cuaca ekstrim yang berpotensi terjadi mulai tanggal 1 hingga 10 Januari 2026.

"Sejak awal januari sampai tanggal sepuluh ini, potensi cuaca ekstrim terjadi. Terutama mulai siang menjelang sore, hujan turun mulai sedang sampai lebat," kata Sugeng melalui sambungan selulernya," Senin (5/1/2026).

Saat ditanya perihal penanganan pohon tumbang, Sugeng menegaskan bahwa pasca kejadian, pihaknya langsung berkoordinasi dengan desa maupun pemilik rumah/tempat usaha, serta menindaklanjutinya dengan melakukan pemotongan batang pohon hingga pembersihan di sekitar lokasi kejadian.

"Kita koordinasi dulu baru kemudian kita eksekusi. Kita potong dulu supaya memudahkan kita untuk memindahkan pohon tumbang" imbuhnya. 

Untuk seluruh masyarakat, Sugeng mengimbau agar meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi terjadinya bencana.

"Tidak usah panik tapi waspada. Khususnya saat sedang dalam perjalanan. Kalau hujan deras ya bisa menepi atau mencari rest area terdekat. Tidak malah di pinggir pohon besar, dikhawatirkan terjadi angin kencang yang bisa berakibat pohon tumbang," tegasnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...

Article Image
Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke 127. Pangdam V Brawijaya : Terima Kasih Pemkab Pasuruan dan Seluruh Prajurit

TNI Manunggal Membangun Desa ke 127 di Kabupaten Pasuruan tahun 2026, dinyatakan...

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...