Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Belasan Pelajar Muslim Philipina Kunjungi MAN 2 Pasuruan

Gambar berita
29 Oktober 2019 (14:35)
Pendidikan
5000x Dilihat
0 Komentar
admin

Dianggap sukses atasi kasus free sex secara dini, belasan pelajar muslim Philipina kunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pasuruan.

Puluhan pelajar muslim Philipina yang tergabung dalam Delegasi Internasional Pemuda Muslim Mindanau melakukan kunjungan ke MAN 2 pasuruan, Selasa (29/10/2019).  Mereka datang ke MAN 2 Pasuruan untuk belajar lebih dalam tentang pendidikan reproduksi remaja yang dikaitkan dengan kajian kitab Al Qur’an dan alat peraga.

George (16), salah satu pelajar Philipina mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar yang ada di MAN 2 pasuruan. Menurutnya, para pelajar MAN 2 pasuruan sudah memahami betul pengetahuan seputar reproduksi seksual, semenjak dini. Sehingga para pelajar dapat terhindar dari budaya free sex alias sex bebas seperti di negara-negara barat.

The students here were amazing. They could learn about sex reproduction well. I Really appreciated it (Pelajar-pelajar di sini luar biasa. Mereka bisa belajar tentang reproduksi dengan sangat baik. Saya kagum akan hal itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Riky Syailendra selaku Kepala Bagian Kerja Sama Teknis Selatan- Selatan Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementrian Sekretariat Negara menegaskan, kunjungan puluhan pelajar Philipina merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menangani kependudukan. Sedangkan dipilihnya MAN 2 Pasuruan, tak lain menjadi salah satu lokasi di Jawa Timur yang mampu mengintergrasikan antara pendidikan reproduksi seksual dengan materi pembelajaran yang ada di pondok pesantren. Serta dikarenakan MAN 2 Pasuruan telah memperoleh SK sebagai Sekolah Kependudukan di Jawa Timur.

“Kebetulan MAN 2 Pasuruan terintegrasi dengan Pondok Pesantren Al Yasini. Jadi selain diberikan dalam pelajaran Biologi, pengetahuan seputar reproduksi remaja juga dipelajari melalui Ayat Suci Al Qur’an. Tak hanya itu, dalam urusan kependudukan, Indonesia telah dianggap kampiun.  Khususnya dalam menekan laju pertumbuhan penduduk setiap tahunnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala MAN 2 Pasuruan, Firmansyah menyambut baik kedatangan para pelajar Philipina dan Malaysia ke sekolahnya. Kata Firmansyah, pembelajaran reproduksi remaja sudah diberikan sejak kelas X. Selain dalam pelajaran Biologi, para pelajar juga nyantri. Dalam artian mengikuti seluruh kegiatan keagamaan di Ponpes Al Yasini, termasuk pembahasan reproduksi.

“Di dalam Al Qur’an semuanya sangat lengkap. Membahas apapun yang ada di dunia dan akhirat. Termasuk kalau berbicara tentang reproduksi, itu adalah salah satu yang juga ditekankan kepada para santri. Insya Allah para guru di sini sangat kompeten dan menjaga betul seluruh muridnya,” tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pasuruan United Raih Runner Up Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026.

Pasuruan United sukses meraih runner up dalam Kompetisi Liga 4 Kapal Api Piala G...

Article Image
12 Rumah Warga Jarangan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Belasan rumah warga Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten P...

Article Image
Sepakat Tekan Pengangguran. Pemkab Pasuruan dan HR Club Teken MoU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Komunitas Pengelola Sumber Daya Manusia (H...

Article Image
Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Pasuruan, Dimulai

Seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Pasuru...

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...