Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Bawa Puluhan Ekor Indukan, Pj Bupati Nurkholis Bagi-Bagi Ilmu Budidaya Koi

Gambar berita: Bawa Puluhan Ekor Indukan, Pj Bupati Nurkholis Bagi-Bagi Ilmu Budidaya Koi

Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Nurkholis tak hanya pandai dalam urusan pemerintahan saja. Namun hal-hal teknis di luar pemerintahan, banyak yang ia kuasai. Salah satunya dalam bidang perikanan.

Sebagai buktinya, Kepala Daerah yang juga menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur itu membagikan banyak ilmunya kepada para pegawai UPT Perikanan Budidaya Air Tawar (PBAT) Kabupaten Pasuruan, Minggu (19/1/2025) sore.

Ilmu yang dibagikannya mulai dari pemilihan bibit koi hingga budidaya yang baik dan benar. Sebab membudidayakan ikan koi tidak sama halnya dengan pemeliharaan ikan hias lainnya.

“Gampang-gampang susah, mulai dari PH air, pemberian pakan sampai hal teknis lainnya harus diperhatikan betul agar ikan koi bisa terus berkembang dengan baik,” katanya.

Tak hanya sharing seputar pengalamannya dalam hal budidaya ikan koi. Nurkholis juga meminjamkan puluhan indukan koi jenis Kohaku, Sanshoku dan Shusui untuk bisa dipijahkan hingga menghasilkan benih ikan koi berkualitas tinggi.

“Saya bawa sekitar 12 indukan pejantan dan 3-5 indukan betina koi. Ada jenis Kohaku, Sanshoku dan Shusi, saya pinjamkan sampai keluar benih koi yang unggul, karena memang koi yang saya bawa yang bagus-bagus,” katanya.

Lebih lanjut Nurkholis menegaskan bahwa apa yang dia berikan kepada seluruh petugas, semata-mata agar mereka memiliki kemampuan yang mumpuni dalam hal budidaya ikan hias, khususnya koi. Jikalau berhasil, bukan tidak mungkin lagi akan berdampak pada semakin berkembangnya pangsa pasar di luar daerah, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun bisa meningkat.

“Karena ikan ini punya nilai ekonomis tinggi. Kalau berhasil dan banyak pesanan, sudah pasti akan bisa menambag keuntungan atau pendapatan bagi daerah,” terangnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Nurkholis juga menyerahkan 13 ekor ikan dewa untuk bisa dipijah di UPT yang popular dengan istilah Balai Benih Ikan (BBI) Kabupaten Pasuruan. Ia berharap ikan-ikan tersebut bisa tumbuh dengan baik.

“Syukur-syukur terus berkembang biak, karena ikan ini mahal. Banyak restoran yang mencari ikan ini untuk dimasak jadi menu andalan. Semoga berhasil dibudidayakan di sini,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...