Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Batik Tulis Kabupaten Pasuruan, Perpaduan Pesona Keindahan Corak & Motif Yang Bersenyawa Dengan Alam

Gambar berita
14 Mei 2020 (12:59)
Ekonomi
12157x Dilihat
0 Komentar
admin

Anggun, eksotis dan elegan. Setidaknya tiga kata itulah untuk mendeskripsikan ragam corak batik tulis hasil karya pengrajin Kabupaten Pasuruan. Selain menggunakan teknik pewarnaan dari bahan-bahan alami, keunggulannya terletak pada kecantikan motif yang menghiasi di setiap bentangan kain bertekstur lembut. Sangat elok dipandang dan dipakai sebagai busana kesayangan di segala usia dalam berbagai suasana.  

Sarono Raharjo, satu diantara motif batik tulis dari Kecamatan Sukorejo yang identik dengan gambar buah, bunga serta tangkai buah Matoa pada setiap lembar kainnya. Dalam beberapa tahun terakhir, kepopuleran batik yang diproduksi oleh pengrajin batik di Dusun Pajaran, Desa Gunting tersebut semakin bergaung seantero negeri, bahkan juga banyak diminati oleh masyarakat internasional. Sebut saja pemesan dari Singapura, Korea, Amerika dan Italia yang selama ini menjadi pelanggan setianya.

Ferry Sugeng Santoso, pengrajin batik yang membidani lahirnya batik motif Sarono Raharjo menuturkan bahwa sekalipun dibandrol dengan harga relatif mahal, tak menjadi masalah bagi para pecintanya. Berbahan katun terbaik sepanjang 2,5 meter dengan lebar 115 cm, batik tulis dikerjakan melalui proses penciptaan motif sangat detil dan sempurna. Teknik pewarnaan alam dilakukan secara cermat dengan memanfaatkan kulit kayu Matoa, Tingi, Sono Keling, Sono Kembang, Mahoni dan Jolawe serta daun tanaman Indigo Vera Tingtoria juga buah Biksi Orelana. Sehingga wajar bila harganya dibandrol mulai dari 150 ribu sampai jutaan Rupiah. Soal kualitas, jangan ditanya.   

Lalu bagaimana dengan strategi pemasaran yang dilakukannya di era ekonomi digital? Konsep networking yang dilakukannya dengan memanfaatkan beragam media. Terutama melalui media sosial. Sebut saja Facebook, Instagram, Twitter dan WhatsApps di nomor 082139579582 yang digunakan sebagai media promosi. Tak mengherankan jika koleksi karya-karya terbaiknya semakin digemari khalayak luas,

Pun demikian dengan terus intens memperluas jejaring dengan pemerhati batik dari Malaysia dan Korea yang sebelumnya pernah belajar membatik di sanggar miliknya. Siap mem-branding dan memperkuat positioning motif batik karyanya yang lain agar lebih dikenal. Misalnya motif Wahyu Tirto Manjing, Wahyu Tirto Raharjo, Kasampurnan, Tali Sukmo, Jati Asih, Wahyu Pinunggul dan Kenenga dengan masing-masing filosofi yang menyertainya.

Beda lagi dengan motif batik tulis yang diproduksi oleh para pengrajin di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan. Bermain-main dengan motif Pakrida yang merupakan akronim dari Penanjakan, Krisan dan Sedap Malam, batik tulis Wonosari semakin dikenal khalayak. Suroida, diantara pengrajin batik tulis Wonosari yang terus melebarkan sayapnya sebagai pembatik profesional. Pesanan demi pesanan-pun diterimanya dari pecinta batik yang kini sudah merambah ibukota dan Bali.

 “Saya dan teman-teman sudah mulai membatik sejak tahun 2015. Motif andalan batik Wonosari lebih ke eksplorasi bermacam potensi Kabupaten Pasuruan. Misalnya, motif bunga Krisan, Sedap Malam dan Penanjakan”, tuturnya kepada Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan.

Lamanya proses membatik itu juga yang membuat hasil karyanya tampak nyata pada setiap detil  keindahannya. Harga yang dibandrol-pun beragam sesuai dengan jenis pewarna dan tingkat kerumitan motif. Untuk batik tulis dengan warna sintetis per potongnya dipatok seharga Rp 250.000 – Rp 300.000, sedangkan kain batik dengan pewarnaan alam dihargai Rp 400.000 – Rp 500.000.     

Ia menuturkan, dibutuhkan waktu cukup lama untuk bisa menghasilkan sehelai kain batik tulis. Mulai dari desain gambar sampai proses pembuatan pola dari canting, pewarnaan lanjut proses pelapisan dengan bahan lilin. Namun jika karyanya sudah jadi sempurna, semuanya akan terbayarkan dengan kepuasan tersendiri. Siap menyajikan keindahan busana bagi siapapun yang memakai hasil kreasinya. Tentunya dengan memanfaatkan jejaring martketplace dan media sosial sebagai media pemasarannya. Berikut pemesanan yang juga bisa langsung diterimanya melalui ponselnya di nomor 0895616144491. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...