Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Baru, Batik Ikang Sengkaring Khas Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
26 Februari 2020 (16:56)
Ekonomi
4588x Dilihat
0 Komentar
admin

Ikan Sengkaring yang hidup berkoloni di Pemandian Alam Banyubiru, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, ternyata bisa dituangkan menjadi motif batik yang berkelas.

Adalah Ferry Sugeng Santoso, Pembatik Sukorejo, Kabupaten Pasuruan yang menyulap ikan sengkaring sebagai motif batik baru yang dibuatnya.

Ditemui di rumah plus gallery “Alam Batik”, Dusun Pajaran, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Rabu (26/02/2020) siang, Ferry mengaku tertarik membuat batik dengan motif ikan sengkaring, lantaran ingin mempopulerkan Banyubiru sebagai potensi wisata asli Kabupaten Pasuruan.

“Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk bagaimana bisa mempopulerkan Banyubiru. Salah satunya melalui batik ikan sengkaring ini,” akunya.

Dijelaskan Ferry, ide menjadikan ikan sengkaring sebagai motif batik mulai muncul sejak 2 tahun lalu. Hanya saja, untuk menentukan motif yang menunjukkan karakter ikan sengakring yang hidup bergerombol alias koloni, baru direalisasikan pada oktober tahun 2019 lalu.

“Susahnya adalah menciptakan motif yang menunjukkan karakter kuat ikan sengkaring. Ikan sengkaring ini hidupnya berkoloni, ada yang kecil tapi ada yang sangat besar sampai 1,5 meter,” katanya.

Keberanian Ferry dalam menciptakan motif baru, disambut positif para penyuka batik. Karyanya dilirik oleh pembeli hingga ibukota dan mancanegara. Ia mengungkapkan bahwa 2 batik ikan sengkaringnya, terjual dengan harga sampai Rp 15 juta.

“Makanya saya tambah semangat untuk memperbanyak batik motif ikan sengkaring ini,” ungkapnya kepada Suara Pasuruan.

Untuk bisa membuat sebuah batik yang sudah jadi, dibutuhkan waktu antara 2 minggu sampai satu bulan. Lamanya proses pengerjaan, dikarenakan factor ketelatenan dan kesabaran yang harus dimiliki setiap pembatik. Kata Ferry, batik itu tidak menjual gambar atau bentuk, melainkan proses pengerjaan yang harus detail.

“Kalau penyuka batik, pasti tidak melihat harganya. Tapi keindahan sebuah batik itu sendiri. Batik mahal karena proses pengerjaannya, bukan motif atau gambarnya,” ucap pria yang selalu tampil nyentrik ini.

Dengan dimunculkannya batik ikan sengkaring, pria yang beberapa kali menyabet penghargaan dari Pemerintah Pusat ini berharap, batik semakin disukai semua kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang tua.

Menurut Ferry, batik bisa dikombinasikan dengan pakaian kekinian. Bahkan dengan jeans sekalipun.

“Batik semakin ke sini semakin disuka, mulai kalangan anak-anak sampai orang dewasa. Harapannya batik menjadi budaya, yakni budaya mengenakan batik sejak dini,” tegasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...

Article Image
Resmikan Rizqy Sport Center. Mas Rusdi Acungi Jempol Masyarakat Bantu Pemerintah Majukan Perolahragaan di Daerah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meresmikan Rizqy Sport Center, Sabtu (4/4/2026).Pe...