Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Wabah PMK Pada Hewan Ternak, Bupati Terbitkan Surat Edaran

Gambar berita
11 Mei 2022 (12:44)
Pelayanan Publik
3448x Dilihat
0 Komentar
admin

Mengantisipasi Foot and Mouth Disease (FMD) atau lebih dikenal dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Bupati Irsyad Yusuf mengeluarkan Surat Edaran. Intinya sebagai pemberitahuan bersifat kewaspadaan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat terutama peternak agar lebih preventif dalam menjaga kesehatan hewan ternaknya. Baik Sapi, Kerbau, Kambing, Domba maupun hewan ternak rentan lainnya.

“Kami sudah mengeluarkan SE yang diujukan kepada seluruh Kepala Desa, Lurah, khususnya para peternak. Akan ditindaklanjuti dengan jajaran Forkopimda. Karena PMK merupakan wabah. Tentunya diikuti dengan langkah-langkah teknis, memberikan informasi kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Bupati, Jl Hayam Wuruk no 14 Pasuruan siang tadi, Rabu (11/5/2022), Kepala Daerah mengajak pengusaha dan peternak sapi supaya menanggulangi PMK bersama-sama. Sehingga penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan oleh virus tipe A dari Family Picornaviridae genus Apthovirus itu tidak sampai menjangkiti hewan ternak di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Merupakan tanggungjawab bersama untuk antisipasi PMK. Sekarang kasus yang terjadi sedang kami dalami untuk diatasi. Ada pembatasan-pembatasan yang dilakukan. Pemda sudah melakukan upaya antisipasi bahkan kemungkinan-kemungkinan yang telah terjadi,” pesannya didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan; Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendiz dan Kajari Kabupaten Pasuruan, Ramdhanu Dwiyantoro.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Peternakan intens melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh Kecamatan. Berikut monitoring bersama Puskeswan, Penyuluh  dan semua stake holder terkait. Terutama memantau daerah-daerah dengan gejala pada ternak yang sudah terkontaminasi.

“Kita terus lakukan penyadaran tentang waspada wabah PMK secara bersama-sama untuk antisipasi. Termasuk bagaimana cara penularannya, kami sampaikan ke masyarakat melalui surat edaran. Maka dari itu, kami menghimbau masyarakat untuk memperhatikan Surat Edaran,” pungkasnya. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Hadiri Halal Bihalal PD Muhammadiyah Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menghadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PD Muhamma...

Article Image
33 Truk Operasional Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan ke Desa/Kelurahan

Fasilitas hingga sarana dan prasarana yang ada di dalam Koperasi Desa/Kelurahan...

Article Image
Terima LKPJ Bupati Pasuruan 2025, Wabup Shobih: Rekomendasi Akan Tentukan Arah Kebijakan Strategis

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripur...

Article Image
Pondok Pesantren Ngalah. Konsisten Pertahankan Nilai-Nilai Multikulturalisme Bangsa

Kita ketahui bersama, Indonesia adalah negeri yang dikenal akan keberagaman suku...

Article Image
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa Kronto, Lumbang

Meski tak sebanyak tahun lalu, pesona buah durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumb...