Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

90% Normalisasi Saluran Air di Kabupaten Pasuruan, Hampir Rampung

Gambar berita
07 November 2019 (19:00)
Pelayanan Publik
3509x Dilihat
0 Komentar
admin

Hingga akhir oktober lalu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Tata Ruang telah menyelesaikan hampir 90% proyek normalisasi saluran, khususnya sungai.

Kepala Dinas SDA dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib mengatakan, total ada 80 titik lokasi yang disasar untuk kegiatan normalisasi. Dimana dari seluruh lokasi tersebut, saat ini menyisakan kurang lebih 10 titik yang belum selesai.

“Insya Allah pertengahan desember sudah rampung. Tinggal sekitar 10 titik saja,” kata Misbah di sela-sela kesibukannya, Kamis (07/11/2019).

Misbah menjelaskan, normalisasi atau pengerukan merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya, dimana untuk tahun ini, jumlah saluran yang dinormalisasi lebih banyak dari tahun lalu, yakni dari 70 titik menjadi 80 titik.

“Jaringan irigasi adalah semacam saluran air yang dibuat untuk membantu pengaturan pengaliran air sesuai dengan kebutuhan. Dan untuk tahun ini, kita perbanyak jumlah jaringan yang akan kita normalisasi,” singkatnya.

Diungkapkan Misbah, untuk jaringan irigasi sendiri, memang ada pengendapan dari aliran air di hulu yang membawa endapan berupa lumpur, pasir dan sebagainya. Termasuk adanya enceng gondong ataupun sampah yang membuat aliran air menjadi kurang lancar. Hal inilah yang seringkali membuat adanya genangan air atau banjir saat musim hujan tiba.

“Apalagi sebentar lagi musim penghujan, normalisasi harus segera dilakukan. Contohnya saja enceng gondok yang tumbuh sangat cepat, sehingga harus dapat kita perhatikan agar tidak semakin kemana-mana sehingga menutupi jalannya aliran air,” tegas dia.

Normalisasi sendiri dilakukan agar endapan yang ada di saluran irigasi ini bisa terkeruk. Sehingga aliran air bisa lancar. Menurut Misbah, dari normalisasi yang dilakukan, ada perubahan seperti air menjadi lancar dan mengurangi genangan air atau banjir. Namun memang masih banyak jaringan irigasi yang harus dikeruk dan bertahap 2 tahunan rutin dilakukan normalisasi.

 

“Dari 80 titik ada anggaran sebesar Rp2,9 Miliar. Kita akan lakukan survey dulu terkait kebutuhan kedalaman sebelum dinormalisasi nanti,” terangnya.

Seperti diketahui, di Kabupaten Pasuruan sendiri tercatat panjang saluran irigasi sepanjang 260.503 meter dan mencapai ratusan titik. (emil)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...

Article Image
Resmikan Tutur Agrotourism Festival 2026, Gus Shobih Ajak Semua Pihak Bantu Promosikan Wisata dan UMKM Lokal

Tutur Agrotourism Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Agro Wisata Bhakti Alam,...

Article Image
Ketua Dekranasda, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Potensi Batik di Kabupaten Pasuruan Alami Progress Signifikan

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Ru...

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharam 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah K...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...