Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

65 Kasus Kekerasan Anak Selama 6 Bulan. Pemkab Pasuruan Ingatkan Pentingnya Ketahanan Keluarga

Gambar berita
23 Juli 2024 (06:11)
Pelayanan Publik
3169x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, kasus kekerasan pada anak di Kabupaten Pasuruan cukup banyak. Bahkan hampir mendekati jumlah kasus selama satu tahun di 2023 kemarin.

Dari data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pasuruan, setidaknya sudah ada 65 kasus kekerasan anak yang terjadi sejak Januari-Juni kemarin.

Puluhan kasus tersebut tak lagi didominasi bullying, namun kekerasan seksual yang menjadikan anak sebagai korban.

Kepala DP3AKB Kabupaten Pasuruan, M.Agus Mashadi mengatakan, kekerasan seksual anak mendominasi kasus hingga 60 persen. Pelakunya bukan orang jauh, melainkan masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

"Bisa paman korban, ayah tiri korban dan pelaku yang bertempat tinggal tak jauh dari rumah korban. Rata-rata pelaku kekerasan seksual ya orang terdekat korban," kata Agus saat ditemui di ruangannya, Selasa (23/7/2024).

Dijelaskannya, 65 kasus kekerasan anak selama enam bulan terakhir, jumlahnya hampir mendekati total kasus selama tahun 2023, yakni 74 kasus.

Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa ada potensi peningkatan tren kasus yang lebih tinggi jumlahnya bila dibanding tahun 2023 kemarin.

"Ya kalau dilihat dari total kasus selama enam bulan ini dengan total kasus di tanun 2023, sepertinya ada potensi kenaikan kasus meski kita berdoa mudah-mudahan semakin menurun hingga di akhir tahun," jelasnya.

Tingginya kasus kekerasan anak di Kabupaten Pasuruan menurut Agus disebabkan beberapa faktor, diantaranya kurangnya pemahaman orang tua untuk menjaga putra putrinya saat keluar rumah.

Belum lagi faktor psikologi pelaku yang mengalami traumatic healing lantaran pernah menjaadi korban semasa kecilnya.

"Macam-macam faktornya. Kebanyakan karena lingkungan yang kurang baik, sehingga anak-anak jadi korban," jelasnya.

Dengan masih banyaknya kasus kekerasan pada anak, Agus menghimbau kepada para orang tua agar betul-betul menjaga ketahanan keluarga dengan sangat baik.

"Karena intinya adalah ketahanan keluarga. Kalau sudah dijaga dengan baik, Insya Allah anak-anak akan terhindar dari kekerasan fisik dan seksual," himbaunya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Sidak Benyubiru. Warga Berebut Minta Foto

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke wisata pema...

Article Image
Sholat Ied di Masjid Agung Bangil. Mas Rusdi : Selamat Berlebaran Bersama Keluarga. Mohon doa agar Rencana Besar Pembangunan di Bangil Berjalan Lancar

Puluhan ribu umat islam melaksanakan ibadah Sholat Ied (Hari Raya Idul Fitri) 14...

Article Image
Sebulan Penuh Ramadhan. RSUD Grati Bagi-Bagi Takjil Keluarga Pasien Rawat Inap

Apa yang dilakukan RSUD Grati patut diacungi jempol.Pasalnya, setiap hari selama...

Article Image
Monitoring Posyan dan Pospam. Gus Shobih Himbau Pemudik Tak Terburu-Buru dalam Berkendara

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori bersama Forpimda Kabupaten Pasuruan melaksa...

Article Image
Pastikan Buka 24 Jam, Mas Rusdi Sidak Sejumlah Puskesmas

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melaksan...