Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

501.899 Keluarga di Kabupaten Pasuruan, Mulai Didata

Gambar berita
06 April 2021 (19:53)
Pelayanan Publik
3472x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 501.899 keluarga di Kabupaten Pasuruan, mulai didata.

Pendataan keluarga merupakan bagian dari Program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang sudah dimulai sejak 1 April 2021 lalu dan akan berakhir 31 Mei mendatang.

Kepala Dinas KB-PP (Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan) Kabupaten Pasuruan, Drg Loembini Pedjati Lajoeng mengatakan, semua keluarga tidak luput dari pendataan, termasuk juga Keluarga Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf maupun Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron 

Untuk pendataan keluarga Bupati Irsyad Yusuf sudah dilakukan pada 1 April lalu, sedangkan untuk keluarga Gus Mujib baru selesai didata, Selasa (06/04/2021) siang.

"Keluarga Bupati dan Wakil Bupati sudah selesai dilakukan, dan kita akan bergerak terus sampai sesuai dengan target sasaran yang ditetapkan," katanya.

Dalam melakukan pendataan, para kader pendata akan melakukan dua cara. Yakni secara manual dan online. Dijelaskan Loembini, untuk cara manual, petugas datang ke masing-masing rumah warga dengan membawa form pertanyaan yang bisa langsung dijawab tertulis oleh keluarga. Sedangkan cara online, para keluarga cukup mengisi formulir yang tersedia dalam aplikasi smart phone. 

Hanya saja, dalam praktek di lapangan, banyak kendala yang ditemui oleh keluarga yang akan memasukkan data keluarga melalui smart phone, sehingga apabila terjadi hal seperti itu, para kader yang akan datang ke rumah warga.

"Kebanyakan faktornya karena servernya mungkin penuh. Mengingat pendataan keluarga ini dilakukan secara serentak dengan waktu yang sama. Akhirnya ketika upload data atau login, banyak yang belum bisa masuk," jelasnya.

Lebih lanjut Loembini mengungkapkan, 501.899 keluarga yang akan didata terdiri dari 373.950 keluarga yang menjadi sasaran pendataan melalui sistem online, dan sisanya sebanyak 127.919 orang yang akan didatangi 3346 kader pendata se-Kabupaten Pasuruan.

"Kita tidak membuka rekruitmen petugas pendataan, mengingat ada kader yang kita punyai di seluruh desa se-Kabupaten Pasuruan. Mereka kita berikan semacam uang lelah sebagai pengganti jasa mendata," ungkapnya. 

Sementara itu, saat ditanya perihal pertanyaan apa saja yang akan dilontarkan oleh kader pendata, Loembini menyampaikan bahwa ada 53 pertanyaan yang harus dijawab. Pertanyaan tersebut seputar kependudukan, KB (Keluarga Berencana), pembangunan keluarga hingga penerapan nilai moral dalam keluarga.

"Seperti bagaimana kondisi rumah, penggunaan air hingga makanan yang dikonsumsi. Bahan bakar yang digunakan untuk memasak dll, semuanya kita tanyakan pokoknya," terangnya. 

Dengan pendataan keluarga, pemerintah akan mengetahui banyak hal, diantaranya akan lebih mudah dalam memberikan bantuan yang lebih tepat sasaran. Lantaran Pemerintah daerah lebih mengetahui detail masing-masing keluarga di daerahnya. 

"Pemerintah termasuk Pemerintah Daerah akan lebih tahu Kepala keluarga (KK) mana yang pantas mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), dapat perhatian risiko stunting dan juga lainnya, seperti perbaikan lingkungan, sanitasi hingga air bersih," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Promo Tiket Murah. Ribuan Wisatawan Serbu Saygon Waterpark

Musim liburan sekolah seperti saat ini, tempat wisata Saygon Waterpark Pasuruan...

Article Image
Wabup Shobih Lepas 1000 Lebih Peserta MTB di Bangil Kota Baru Sekaligus Apresiasi Kontribusi Rumah Subsidi

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori mengapresiasi penyelenggaraan event Moun...

Article Image
Hadiri Seminar HUT IBI ke 75. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Bidan Semangat Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Ratusan bidan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti seminar Kesehatan dalam rangka HU...

Article Image
Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua...

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...