Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

2023, Penerimaan PAD Kabupaten Pasuruan Dari Retribusi Pasar Capai Rp 4,915 M

Gambar berita
05 Januari 2024 (10:18)
Ekonomi
3467x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi pasar sepanjang tahun 2023 terealisasi mencapai Rp 4,915 milyar lebih.

Apabila diprosentasekan, realisasinya mencapai 94,75% dari target yang dipatok selama satu tahun.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu mengatakan, penerimaan PAD dari retribusi pasar ditargetkan bisa mencapai Rp 5,187 milyar.

Jumlah tersebut dinaikkan sebesar Rp 1 milyar lebih dari tahun 2022, yakni Rp 4,1 milyar. Sehingga ketika realisasinya masih di bawah target, hal tersebut sangat wajar.

"Karena kita naikkan dRp 1 milyar lebih dari target di tahun 2022 ke tahun 2023. Kalaupun turun, ya itu wajar tapi turunnya tidak banyak," katanya.

Dijelaskan Diana, realisasi retribusi pasar selama satu tahun diperoleh dari 15 pasar daerah yang tersebar di Kabupaten Pasuruan.

Pasar yang dimaksud adalah Pasar Gempol, Bangil, Pandaan, Sukorejo, Prigen, Wonorejo, Gondangwetan, Ngempit, Warungdowo, Pasrepan, Winongan, Grati, Purwosari, dan Nguling. Termasuk juga ada satu pasar wisata, yakni Pasar Cheng Hoo Pandaan.

Dari seluruh pasar daerah, yang paling tinggi menyumbang PAD dari sektor retribusi adalah Pasar Winongan.

"Paling banyak menyumbang PAD dari semua pasar daerah di Kabupaten Pasuruan adalah Pasar Winongan," singkatnya.

Seperti diketahui, retribusi pelayanan pasar didapat dari retribusi pelataran, los dan kios. Dari Rp 4,915 milyar lebih yang terealisasi, paling banyak adalah retribusi penggunaan kios. Nilainya mencapai Rp 3,538 milyar lebih. Disusul retribusi sewa los mencapai Rp 688 juta lebih dan pelataran mencapai sekitar Rp 687 juta.

Kata Diana, di tahun 2024 ini, target penerimaan PAD dari retribusi pasar daerah nilainya sama dengan tahun 2023, yakni sebesar Rp 5,187 milyar lebih. Ia berharap target ini bisa dicapai sampai berakhirnya tahun 2024.

"Mudah-mudahan tercapai.," pungkasnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Pasang Brigade Beton di Ruas jalan Bundaran Apollo Gempol

Untuk mencegah truk dan kendaraan besar lainnya parkir secara liar di badan jala...

Article Image
Persiapan Liga 3 Nusantara, Pemain Persekabpas Mulai Latihan Bersama

2 bulan jelang dimulainya Kompetisi Liga 3 Nusantara, para pemain Persekabpas mu...

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...