Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

1 Warga Kabupaten Pasuruan Terpapar Virus Corona Varian Delta. Bupati Irsyad Yusuf Minta Masyarakat Waspada dan Tak Anggap Covid-19 Sebagai Guyonan

Gambar berita
22 Juni 2021 (13:59)
Kesehatan
5694x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Pasuruan sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengonfirmasi 1 orang warga Kecamatan Nguling terpapar Virus Corona Varian Delta dari India.

Penegasan ini disampaikan Gus Irsyad dalam Rakor Penanganan Covid-19 di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/06/2021) siang.

Menurutnya, 1 orang ini adalah perempuan, dan dinyatakan Positif Covid-19 varian delta setelah terjaring penyekatan di Jembatan Suramadu, beberapa hari lalu.

Dalam penyekatan tersebut, Satgas Propinsi Jatim melakukan swab antigen pada warga ini, dan dinyatakan reaktif. Lantaran reaktif, maka petugas melanjutkan swab PCR dengan hasil positif Covid-19 varian delta.

“Atas nama Pemkab Pasuruan, saya ikut prihatin. Tapi harus saya sampaikan bahwa ada 1 warga di Kecamatan Nguling yang terpapar Covid-19 varian delta setelah terjaring dalam penyekatan Satgas Propinsi Jatim di Jembatan Suramadu,” katanya.

Saat ini, posisi warga yang terpapar varian delta dalam kondisi baik-baik saja. Dalam artian terpapar tanpa gejala atau gejala ringan, dan dirawat di Surabaya. Kata Gus Irsyad, dengan ditemukannya satu warga terpapar varian delta, ia mengintruksikan petugas kesehatan untuk melakukan tracing dan testing pada seluruh kontak erat, hari ini.

Selain itu, untuk mengantisipasi adanya varian baru di sekitar tempat tinggal warga terpapar, petugas juga melakukan penyemprotan desinfektan secara intensif.

“Kita lakukan tracing dan testing pada semua kontak erat. Dan saya intruksikan untuk melakukan penyemprotan desinfektan supaya virus juga tidak menyebar,” singkatnya.

Untuk para kepala desa/lurah di Nguling dan puluhan RT yang masuk zona kuning, Gus Irsyad meminta untuk melakukan pengawasan pada semua PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang masuk ke wilayah Kabupaten Pasuruan. Terutama mereka-mereka yang melakukan perjalanan darat seperti mobil atau kapal kecil yang luput dari penyekatan.

“Saya perintahkan Kades/Lurah dan Satgas di Desa/Kelurahan bahwa PMI yang datang untuk intens melakukan pengawasan agar kalau ada apa-apa, bisa segera diambil tindakan. Perjalanan dari laut dan udara sudah bisa tersekat. Tapi kalau menggunakan kapal kecil dan darat sudah sulit, palang terakhir adalah di desa dan kelurahan,” tegasnya.

Sedangkan untuk masyarakat umum, Gus Irsyad berharap agar tidak menganggap Virus Corona sebagai sebuah guyonan (candaan) atau hal mengada-ada. Terlebih anggapan bahwa Covid-19 merupakan rekayasa pemerintah, ia menegaskan bahwa Virus Corona nyata adanya dan berbahaya apabila tidak kita perangi sama-sama.

Caranya bagaimana? Gus Irsyad tak akan pernah berhenti untuk terus mengingatkan pentingnya protokol kesehatan (prokes). Yakni memakai masker setiap waktu, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan atau tidak berkerumun, dan membatasi mobilisasi serta interaksi.

“Saya minta masyarakat waspada, jangan dianggap guyon. Ini bukan sesuatu yang mengada-ada atau rekayasa pemerintah. Saya sayang sama masyarakat. Untuk itu, ayo sabar, kita ikuti himbauan ini agar penyebarannya bisa dikendalikan. Rumah Sakit kalau penuh gimana? Nakes gak mampu. Jangan anggap remeh,” tutupnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sistem Pengelolaan Sampah di TPA Wonokerto Terus Ditingkatkan

Sistem pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)  Wonokerto, teru...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong Peningkatan Level Puluhan Desa Maju Jadi Desa Mandiri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan tahun ini mendorong peningkatan status da...

Article Image
Belasan Tahun Tak Diperbaiki. Jalan Poros di Desa Watuprapat Nguling, Kini Dibangun Kembali

Warga Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling berucap syukur. Sebab selama 14 tahun t...

Article Image
1-31 Agustus 2026. Ayo Manfaatkan Layanan Pembebasan Pajak Daerah

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indones...

Article Image
Jalur Bangil - Sukorejo Kini Terang Benderang. Pemkab Pasuruan Selesai Bangun 385 PJU Smart System

Sepanjang Jalan dari Bangil - Sukorejo, kini tak lagi suram alias terang bendera...