Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Vaksinasi Covid-19 Harus Dikawal Ketat

Gambar berita
10 Januari 2021 (22:51)
Pelayanan Publik
3192x Dilihat
0 Komentar
admin

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berpesan kepada seluruh Kepala Daerah di Jawa Timur bahwa vaksinasi harus dilakukan dengan pengawalan ketat. Tujuannya tidak lain untuk menjaga agar vaksin Covid-19 yang saat ini ditempatkan di ruangan pendingin tetap steril. 

Dalam agenda rapat koordinasi secara video conference bersama Pemerintah Kabupaten/ Kota terkait persiapan vaksinasi, Gubernur menegaskan, saat ini terdapat 200 cold storage di seluruh Jawa Timur. Ia berharap, ada pengecekan intens terhadap lemari pendingin tersebut.

“Cek kembali lemari pendingin, karena kami telah mengirimkan kebutuhan lemari pendingin. Tolong Bupati atau Walikota dan Dinas Kesehatan setempat untuk mengecek ulang semua lemari pendingin untuk memastikan, lemari pendingin masih memungkinkan untuk menyimpan vaksin. Karena ada derajat kedinginan tertentu agar vaksin tidak rusak”, pesannya di hadapan seluruh peserta rapat virtual.

Selain itu, Gubernur memaparkan tentang keterbatasan ketersediaan layanan rawat inap di rumah sakit saat ini. Penyebabnya karena terjadi peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga kondisi tersebut harus benar-benar diwaspadai seluruh masyarakat dengan tetap disipin dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi. 

“Saya melihat di televisi, ada anak yang mencarikan kamar untuk ibunya terkait dengan ruangan ICU. Itu bad news, tapi harus disampaikan karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat. Covid-19 ini berbahaya, maka harus kita hentikan penyebarannya. Apalagi tiap hari makin banyak kasus-kasus positif di Jatim”, tandasnya.

Di sisi lain, Gubernur juga menekankan kepada seluruh Bupati/Walikota untuk melakukan revitalisasi peran dan fungsi Kampung Tangguh Covid-19. Berikut operasi yustisi untuk membatasi kegiatan masyarakat.

Dalam forum koordinasi yang digelar pada hari Jumat siang (8/1/2021) tersebut, Pemerintah Kabupaten   mengikutinya di Command Center. Selain dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Anang Syaiful WIjaya, pertemuan juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rachmat Syarifuddin. Juga Direktur RSUD Bangil dr Arma Rosalina, Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Latifah dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (Iguh + Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...