Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Disperindag Gelar Sidak Pasar. Pastikan Harga Sembako Tak Naik Meski Jelang Nataru

Gambar berita
21 Desember 2023 (05:52)
Ekonomi
2202x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Fenomena naiknya harga kebutuhan bahan pokok yang identik saat jelang Hari besar keagamaan seperti natal maupun perayaan Tahun Baru (Nataru), ternyata tak terjadi di Kabupaten Pasuruan. 

Sebaliknya, harga bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng sampai cabai rawit tetap sama sejak seminggu lalu.

Di Pasar Bangil misalnya. Rata-rata seluruh pedagang belum menaikkan harga sembako hingga Kamis (21/12/2023), lantaran pasokan yang masih berlimpah. 

Rokhmah misalnya. Ia menjual beras paling bagus alias premium dengan harga Rp 15 ribu per 1 kilogram. Gula Rp 16 ribu, minyak goreng curah yang dijual Rp 15 ribu, dan tepung terigu Rp 8 ribu.

Selanjutnya harga bawang merah dan bawang putih per 1 kg dijual Rp 35 ribu,

Beberapa diantaranya justru turun harganya. Sebut saja telur ayam broiler  turun dari Rp 28 ribu menjadi Rp 26 ribu. Cabai rawit yang sempat menyamai harga daging sapi Rp 120 ribu per 1 kg, kini anjlok drastis menjadi Rp 70 ribu. Sama halnya dengan cabai besar juga Rp 70 ribu/ 

"Kecap merk ikan tombro justru naik sedikit dari Rp 8 ribu sekarang seribu rupiah. 

Terhadap harga-harga sembako yang tetap sama, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Pasuruan, Deddy Irawan mengatakan, selain pasokan bahan baku yang melimpah, keinginan warga berbelanja di pasar ketika Natal tak sebanyak ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

Hal tersebut yang membuat para pedagang menaikkan harga sembako yang dijualnya. 

"Mungkin tingkat komsumtif nya tidak sebanyak ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri. Soalnya pak hari raya, pasar banyak yang tutup, sehingga beberapa hari sebelumnya orang berbondong-bondong ke pasar, alhasil harganya dinaikkan," terangnya saat melakukan monitoring di Pasar Bangil.

Meski masih aman-aman saja, harga sembako menurut Deddy bisa saja berubah setiap waktu. Lantaran menjelang tahun baru, pasti banyak kegiatan yang diselenggarakan oleh perhotelan, perusahaan, maupun masyarakat umum.

Jikalau kenaikan sembako terjadi dan meresahkan masyarakat, maka Pemerintah akan mengambil sikap. 

"Kalau tiba-tiba naik drastis dan itu mengena harga beras, gula atau minyak goreng, maka sudah pasti Pemerintah bahkan turun," ucapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Investasi di Kabupaten Pasuruan Harus Kondusif dan Berdampak Baik pada Lingkungan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa PT. Stasionkota Saranapermai belu...

Article Image
Halal Bihalal dan Pembinaan Pegawai, Wabup Shobih Ajak Seluruh Pegawai Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Konstruksi Tingkatkan Etos Kerja

Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Hadiri Pengajian dan Sholawat HUT ke-45 SMAN 1 Bangil, Gus Shobih Beri Semangat Kepada Para Siswa dan Guru

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, SMA Negeri 1 Bangil meng...