Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Sebulan, 50 Laporan Warga Resah Ada Satwa Liar Masuk Rumah

Gambar berita
16 Maret 2023 (13:07)
Pelayanan Publik
2827x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dalam sebulan terakhir, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan disibukkan dengan evakuasi satwa-satwa liar yang meresahkan warga, khususnya tawon vespa affinis dan ular.

Salah seorang petugas Damkar Kabupaten Pasuruan, Suryono mengatakan, hampir setiap hari pihaknya menerima laporan dari warga yang resah dengan keberadaan sarang tawon vespa di atap rumahnya maupun di pohon dekat permukiman.

Atas laporan tersebut, ia dan teman-temannya bergegas menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi sarang binatang yang populer dengan sebutan Tawon Ndas itu.

"Banyak sekali laporan, hampir setiap hari yang namanya warga minta tolong ke kami karena ada sarang tawon vespa di rumahnya," katanya di sela-sela Apel Gelar Pasukan dalam rangka HUT Satpol PP di Halaman Graha Maslahat, Kamis (16/03/2023) pagi.

Apabila dikalkulasi, dalam sebulan total lebih dari 50 laporan warga tentang gangguan tawon vespa maupun ular. Perihal evakuasi sarang tawon, Suryono menjelaskan jikalau sarang tersebut masih baru, maka penanganannya cukup dengan menutup satu lubang sarang tersebut dengan kain spon yang dibasahi dengan bensin.

Namun apabila sarang tersebut punya lebih dari satu lubang, maka evakuasinya lebih berat, karena harus ditutup dengan menggunakan karung goni.

Petugasnya pun wajib memakai APD (alat pelindung diri) supaya tak terkena sengatan tawon berbahaya itu.

"Kalau lubangnya belum rusak, maka cukup kita tutup dengan spon yang sudah kami celupkan ke bensin. Kalau sarangnya rusak, ya kita tutup dengan karung goni dan kita bakar," jelasnya.

Selain tawon vespa, Damkar Kabupaten Pasuruan juga membantu mengevakuasi ular-ular yang masuk ke rumah warga seperti cobra, ular sawah hingga sekelas phyton.

Kata Suryono, penanganan ular sangat mudah, lantaran para petugas sudah berpengalaman menanganinya.

"Kalau ular ya tinggal diambil, kemudian kami lepas. Kalau kayak phyton, monyet, biawak dll kami bawa ke BKSDA karena memang satwa yang dilindungi," ucapnya.

Dengan banyaknya laporan tersebut, Suryono menghimbau kepada warga agar berhati-hati pada tawon vespa ataupun ular.

"Kalau takut, boleh menghubungi kami langsung," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Keberhasilan Pemkab Pasuruan Terapkan Manajemen Talenta Pertama di Jatim, Ditiru dan Diikuti Banyak Daerah

Langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggunakan metode manajemen talenta dalam...

Article Image
Kumpulkan Camat, Kades dan Kasun di wilayah Rawan Kekeringan. Mas Rusdi Pastikan Masyarakat Tak Kesulitan Air Bersih

Persiapan menghadapi musim kemarau, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan c...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Investasi di Kabupaten Pasuruan Harus Kondusif dan Berdampak Baik pada Lingkungan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa PT. Stasionkota Saranapermai belu...

Article Image
Halal Bihalal dan Pembinaan Pegawai, Wabup Shobih Ajak Seluruh Pegawai Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Konstruksi Tingkatkan Etos Kerja

Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan...

Article Image
Hadiri Pengajian dan Sholawat HUT ke-45 SMAN 1 Bangil, Gus Shobih Beri Semangat Kepada Para Siswa dan Guru

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, SMA Negeri 1 Bangil meng...