Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hari Pertama Kampanye Pemilu 2024. Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto Ingatkan ASN Jaga Netralitasnya Dengan Sungguh-Sungguh dan Tak Terlibat Politik Praktis

Gambar berita
28 November 2023 (10:12)
Politik
2507x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hari ini, kampanye Pemilu 2024 dimulai.

Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk betul-betul menjaga netralitasnya.

Pesan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam sosialisasi netralitas ASN di lingkungan Pemkab Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Selasa (28/11/2023) siang. 

Menurutnya, ASN adalah profesi yang mulia, dan diidamkan banyak masyarakat. Oleh karenanya, jangan kemudian dijual profesi itu hanya untuk kepentingan sesaat.

"Saya minta rekan - rekan ASN untuk betul - betul menjaga netralitasnya," katanya. 

Netralitas yang ditunjukkan para ASN bukan hanya ucapan saja. Melainkan dalam berbagai tindak tanduk maupun gesture tubuh yang mengarah pada dukungan kepada salah satu calon peserta Pemilu 2024.

"Netralitas bukan hanya ucapan tapi konkret dilakukan. Untuk itu, saya titip betul, ASN harus istiqomah dalam menjaga netralitasnya," imbuhnya. 

Di hadapan para pegawai Pemkab Pasuruan, pria yang juga menjabat Kepala BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) Provinsi Jatim ini pun meminta agar jangan menggadaikan dan mempertaruhkan profesi ASN dengan terlibat politik praktis. Yakni mendukung partai atau politisi tertentu.

"Kalau memang ada temannya atau saudaranya yang ikut kontestasi politik, perlu dijaga untuk bertemu selama masa politik ini," paparnya.

Dukungan yang dimaksud Andri bentuknya banyak. Mulai dalam bentuk doa untuk teman atau saudaranya yang sedang berjuang hingga memberikan komentar dukungan bahkan memberikan tanda like pada postingan politisi tersebut. 

"Kalau ada postingan politik di grup WA langsung dihapus, jangan disebar," singkatnya. 

Dia menyampaikan, ASN jangan mudah membagikan sesuatu di media sosial. Apalagi, postingan itu mengarah ke dukungan politik di semua media sosial seperti Whatsapp, facebook, instagram, twittter, tiktok dan lainnya. 

"ASN harus betul - betul netralitas. Bukan hanya di atas kertas, konkret baik itu di dunia maya maupun nyata," sambung Andriyanto.

Ia pun mengungkapkan pernah mengambil keputusan dengan keluar dari grup WA. Lantaran didalamnya banyak postingan politik yang menjurus dukungan ke salah satu capres.

"Karena saya lihat didalamnya mengarah ke dukungan capres dan cawapres, saya langsung memilih untuk keluar dari grup sebagai bentuk netralitas," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Inovasi Si Mamah Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan Buktikan Pemerintah Jemput Bola Masyarakat Yang Punya Keterbatasan Fisik

Inovasi"Si Mamah" (Siap Melayani Di Rumah) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil...

Article Image
Live Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ribuan Warga. Mas Rusdi : Sesuai Prediksi Saya, Spanyol Juara

Final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dengan Spanyol betul-betul m...

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...