24Nov2021

Kepala Daerah: Merek STMJ Dan Bakso Sakera Sudah Terdaftar Di Kemenkumham

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyatakan, baik STMJ maupun Bakso Sakera yang hari ini diresmikan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Secara branding, merek tersebut telah terdaftar atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan.      

Dengan demikian, produk STMJ dan Bakso Sakera diharapkan akan cepat dikenal khalayak. Tidak hanya sebagai merek dagang dari komoditas makanan dan minuman saja, melainkan juga sebagai identitas produk kebanggaan Kabupaten Pasuruan.   

Brand itu penting. Kalau bakso ya banyak, demikian juga STMJ. Tapi produk kita punya pembedanya. Sehingga bisa lebih cepat dikenal masyarakat. Apalagi sudah didaftarkan ke Kemenkumham. Mudah-mudahan dari segi citarasa, pelayanan dan produktivitasnya bisa diterima khalayak,” ungkap Bupati siang tadi, Rabu (23/11/2021) dengan nada optimis.  

Dihadapan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Kepala pusat Veteriner Farma serta tamu undangan lainnya, Kepala Daerah menjelaskan perihal makna pentingnya sebuah merek dagang. Terlebih sajian produk minuman dan makanan dari STMJ dan Bakso Sakera tersebut merupakan representasi dari potensi unggulan peternakan Kabupaten Pasuruan. Mulai dari susu segar, daging sapi hingga  telur ayam pilihan yang tidak usah lagi diragukan kualitasnya.               

“Kita harus inovasi untuk percepatan branding. Makanya yang paling penting harus ada kesinambungan dari program ini. Harus ada pembinaan dan PIRT-nya juga harus dipantau. Sehingga bisa mendorong usaha kecil di Kabupaten Pasuruan agar lebih berkembang,” ucapnya di hadapan Pimpinan Bank Jatim Pasuruan dan beberapa Pimpinan Perusahaan Rokok di Kabupaten Pasuruan.

Bupati menambahkan, inovasi yang diluncurkan hari ini dilaksanakan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT). Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diantaranya dengan melakukan pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Khususnya eks karyawan yang masih bekerja di pabrik rokok di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Keberadaan STMJ dan Bakso Sakera ini sebagai upaya Dinas Peternakan agar masyarakat mau berusaha dengan memanfaatkan potensi susu segar dan daging sapi yang dihasilkan para peternak di Kabupaten Pasuruan. Pastinya diversifikasi produk peternakan ini untuk memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebaliknya, Bupati juga berharap kepada para penerima manfaat agar benar-benar mengelola dan memanfaatkan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Sehingga usahanya dapat lebih berkembang lagi dengan benefit yang terus meningkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan Diana Lukitawati menyebutkan bahwa STMJ dan Bakso Sakera merupakan terobosan untuk meningkatkan potensi susu segar dan daging di Kabupaten Pasuruan. Selain membina dan memfasilitasi para penerima manfaat dengan gerobak sebagai sarana usaha, mereka juga dibekali dengan keterampilan pengolahan hasil diversifikasi produk peternakan hingga cara pemasarannya.

Diketahui, produk STMJ yang merupakan akronim dari Sehat, Kuat, Perkasa) dan Bakso Sakera (Sehat, Nikmat, Menggugah Selera) telah terjamin sertifikasi keamanan pangannya. Tidak hanya itu saja. Begitu di-launching hari ini, masyarakat dapat dengan mudah membelinya melalui aplikasi Go Food, hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama perusahaan start up Gojek.

Selain itu, sistem pembayarannya dapat dilakukan secara non tunai dengan menggunakan QRIS. Satu lagi kemudahan yang diberikan untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk bisa mendapatkan produk kuliner berkualitas premium dari gerobak STMJ dan Bakso Sakera. Pastinya sajian menggugah selera yang wajib dicoba. (Eka Maria)     

 

  • 22:19:52
  • Admin Kominfo
  • 116 kali dilihat
  • Pelayanan Publik
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

Saat ini agenda kegiatan masih kosong.

Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga