06Nov2021

Edisi Ke 2 Santri Archery Competition Pasuruan Dimulai

Edisi ke-2 Lomba panahan antar santri atau Santri Archery Competition kembali digelar di Kabupaten Pasuruan. Setelah tahun lalu sukses diadakan pertama kali di Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini, Wonorejo. Sebanyak 16 finalis peserta dari beberapa Pondok Pesantren (ponpes) di Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Lomba yang dilaksanakan di Lapangan Apel Pemkab Pasuruan tersebut dibagi dalam dua divisi yaitu divisi tradisional yang menggunakan alat dari paralon dan divisi profesional yang menggunakan busur panah jenis barebow. Dengan masing-masing kelompok umur 13-15 tahun, 15-18 tahun dan kelompok umum.  

Kegiatan lomba panahan tersebut merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan dalam memperingati Hari Santri tahun 2021 sekaligus memperingati Hari Pahlawan. Adapun tema dari lomba panahan kali ini adalah Santri Sehat, Kreatif, dan Toleran Untuk Kota Pasuruan Madinah dan Kabupaten Pasuruan Maslahat.

Sinergi dan kerja sama antara Dinas Pemuda dan Olahraga Kota maupun Kabupaten Pasuruan, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), serta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota dan Kabupaten Pasuruan serta Bangil menjadikan kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar dan sukses hingga akhir acara.

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH.Abdul Mujib Imron. Beliau menjelaskan bahwa adanya lomba panahan ini adalah untuk melanjutkan nilai-nilai dasar yang dikumandangkan oleh Rasulullah Nabi Muhammad SAW serta serta sikap heroik yang sudah ditanamkan oleh pejuang kemerdekaan Indonesia.

“Dulu pada tanggal 22 Oktober 1945, santri yang sudah dewasa wajib mengangkat senjata dalam rangka mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia melalui Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari,”jelasnya.

Sementara itu, sebagai salah satu panitia lomba, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pasuruan, Hasbullah mengatakan nantinya diharapkan akan muncul bibit atlet yang terjaring dari Santri Archery Competition 2021 tersebut.

“Tentunya kami berharap dengan adanya lomba ini akan muncul bibit-bibit yang mewarisi sunnah Nabi Muhammad SAW sekaligus atlet panahan profesional dari Kabupaten Pasuruan,”ujarnya.

Lebih lanjut Hasbullah mengatakan kedepannya lomba panahan santri atau Santri Archery Competition akan kembali diselenggarakan dengan lebih profesional. Sehingga untuk divisi tradisional yang menggunakan paralon akan dihapuskan.

“Tahun depan, Santri Archery Competition akan diselenggarakan ke tahap yang lebih profesional yaitu menggunakan barebow. Sebagai langkah awal, pemberian hadiah untuk para juara yakni berupa seperangkat alat panahan jenis barebow. Sehingga dengan adanya hal tersebut, diharapkan nantinya ada perwakilan atlet panahan profesional yang merupakan santri dari Kabupaten Pasuruan ,”pungkasnya.

Acara kemudian ditutup oleh Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf yang menyempatkan hadir setibanya dari Jakarta selepas memperoleh penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif 2021. Bupati Irsyad mengalungkan medali sekaligus memberikan hadiah yang sudah dipersiapkan yaitu seperangkat alat panahan profesional jenis barebow. Tak lupa, sepenggal motivasi beliau berikan kepada seluruh peserta.

“Selamat kepada para juara, semoga tetap semangat dan menjadi atlet panahan profesional mewakili santri dari Kabupaten Pasuruan.Tetap semangat juga untuk peserta lainnya yang belum menjadi juara, dan tentunya tingkatkan disiplin dalam berlatih,”ucapnya. (dnd)

  • 22:06:51
  • Admin Kominfo
  • 278 kali dilihat
  • Olahraga
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

Saat ini agenda kegiatan masih kosong.

Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga