08Apr2021

Dibanding 2019, Angka Kematian Ibu Dan Persentase Balita Gizi Buruk Di Kabupaten Pasuruan, Turun

Dibandingkan tahun 2019, Angka Kematian Bayi, Angka Kematian Ibu dan Persentase Balita Gizi Buruk di Kabupaten Pasuruan sepanjang tahun 2020 mengalami penurunan cukup signifikan. Pernyataan tersebut Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dalam agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna Pertama di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Rabu (7/4/2021) sore.

Jika sebelumnya Angka Kematian Bayi per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2019 sebesar 5,33 persen, maka tahun 2020 sebesar 4,40 persen. Begitu juga dengan persentase Balita Gizi Buruk tahun 2020 sebesar 0,029 persen, menurun atau relatif tetap dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 0,03 persen. Sedangkan Angka Kematian Ibu melahirkan, dari 83,61 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2019, hingga akhir tahun 2020 menjadi 76,34.

“Pelaksanaan urusan kesehatan diampu oleh dua perangkat daerah, yaitu Dinas Kesehatan dan RSUD Bangil. Data diatas merupakan diantara indikator kinerja pelaksanaan urusan kesehatan”, papar Bupati.

Demikian halnya dengan indicator kinerja lainnya yakni Usia Harapan Hidup Usia Harapan Hidup saat lahir yang merupakan salah satu komponen perhitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada tahun 2020, indikatornya mencapai 70,23 tahun, meningkat bila dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 70,17 tahun. Artinya, usia yang diharapkan bayi baru lahir di Kabupaten Pasuruan mencapai usia 70 tahun.

“Berdasarkan kondisi itu, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya untuk meningkatkan penurunan ketiga indikator diatas. Asumsinya, jika penurunannya lebih signifikan lagi, maka mampu berdampak terhadap peningkatan usia harapan hidup masyarakat”, jelasnya.

Masih dalam paparan LKPJ di bidang pelaksanaan urusan kesehatan, Bupati juga menyampaikan tentang Persentase Desa Siaga yakni desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan. Juga bencana dan kegawat-daruratan kesehatan secara mandiri.

“Dari 365 desa/kelurahan yang ada, seluruhnya atau 100 persen merupakan desa/kelurahan siaga aktif. Meski demikian, upaya untuk meningkatkan kesiagaan desa tetap dilakukan. Sehingga mencapai kualifikasi desa siaga tertinggi yaitu ‘siaga aktif mandiri’.  

Diketahui, sepanjang tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menerima beberapa penghargaan dalam pelaksanaan urusan kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI. Diantaranya diberikan kepada Dinas Kesehatan sebagai pembina Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif.

Adapun penyampaian LKPJ 2020 oleh Gus Irsyad sapaan familiar Bupati serta Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron sebagai bentuk tanggung jawab sebagai pemimpin daerah. Baik kepada DPRD Kabupaten Pasuruan, Pemerintah Pusat maupun pertanggungjawaban kepada masyarakat. Hal itu sesuai amanah konstitusi UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. (Eka Maria)

  • 22:03:29
  • Admin Kominfo
  • 111 kali dilihat
  • Pelayanan Publik
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

MAR 02

KETAPEL PAK LADI (Kegiatan Tukar KTP-el Langsung Jadi)

Penukaran Surat Keterangan pemohon yang masih belum pernah punya KTP-el & pernah melakukan perekaman KTP-el tapi tidak pernah punya KTP-el sebelumnya

17:00 pm - 19:00 pm

30 Mar 2020 (Tanggal Berakhir)

Kantor Kecamatan Kraton, Lekok, Beji, Grati, Purwosari, Purwodadi, Rembang, Kejayan. Nguling, Wonorejo, Gondangwetan, Pasrepan, Tutur, Winongan, Rejoso, Lumbang, Pohjentrek, Puspo, Tosari

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga