10Feb2021

Performa Positif Pertumbuhan Industri Di Masa Pandemi Covid-19

Pertumbuhan industri di Indonesia pada masa pandemi Covid-19 masih mencatatkan performa positif. Tercatat beberapa subsektor secara konsisten berkontribusi serta menopang angka pertumbuhan industri pengolahan terutama pada kuartal IV tahun 2020.

Kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang, pada kuartal IV tahun 2020, industri logam dasar tumbuh 11,46 persen seiring naiknya permintaan luar negeri. Disusul industri kimia, farmasi, dan obat tradisional tumbuh 8,45 persen, terutama didukung peningkatan permintaan domestik terhadap sabun, disinfektan serta multivitamin dan suplemen makanan. 

“Memang secara tahunan industri pengolahan nonmigas terkontraksi sebesar 2,22 persen. Namun bila kita bandingkan dengan kuartal sebelumnya (q-to-q), saya melihat sudah ada tren positif dan pertumbuhan industri sudah mengalami rebound”, ucapnya.

Dari banyaknya sektor industri yang terimbas pandemi Covid-19, sektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional tetap memiliki demand tinggi. Selain itu industri makanan dan minuman tumbuh 1,66 persen pada kuartal IV-2020. Sektor tersebut merupakan salah satu sektor yang memiliki permintaan tinggi pada saat pandemi, karena masyarakat perlu asupan yang berkualitas untuk menjaga kesehatan.

Subsektor manufaktur yang juga memberikan kontribusi positif pada kuartal IV-2020 meliputi industri otomotif dan industri semen. Produksi mobil mencapai 206.937 unit atau naik sebesar 82,21 persen dari kuartal sebelumnya. Sedangkan penjualan mobil secara wholesale atau penjualan sampai tingkat dealer mencapai 159.981 unit atau naik sebesar 43,98%. Hal itu merupakan dampak kebijakan dan stimulus yang dirancang pemerintah guna membangkitkan gairah usaha para produsen kendaraan bermotor. Terlebih industri otomotif merupakan satu dari beberapa sektor yang mendapatkan prioritas dalam implementasi industri 4.0.

Selain itu guna mendorong produktivitas industri di masa pandemi, Kemenperin juga terus mengoptimalkan implementasi Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) yang diberikan kepada perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri. Dengan catatan, perusahaan industri yang mendapatkan IOMKI wajib menjalankan protokol kesehatan penanganan COVID-19 dalam operasional dan mobilitas kegiatan industrinya.

Hingga saat ini, Kemenperin telah menerbitkan 18.651 IOMKI dan mencabut 342 IOMKI dari perusahaan tidak patuh pada aturan yang ditetapkan. Penerbitan sejumlah IOMKI tersebut meliputi sekitar 5,1 juta tenaga kerja yang masih dapat bekerja hingga saat ini.

"Melalui instrumen tersebut, Kemenperin terus berupaya menjaga keberlangsungan operasi dan mobilitas kegiatan industri dengan mengutamakan penerapan protokol kesehatan,” tutupnya seperti dikutip dalam laman antaranews.com. (Dani+Eka Maria)

  • 11:51:43
  • Admin Kominfo
  • 136 kali dilihat
  • Ekonomi
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

MAR 02

KETAPEL PAK LADI (Kegiatan Tukar KTP-el Langsung Jadi)

Penukaran Surat Keterangan pemohon yang masih belum pernah punya KTP-el & pernah melakukan perekaman KTP-el tapi tidak pernah punya KTP-el sebelumnya

17:00 pm - 19:00 pm

30 Mar 2020 (Tanggal Berakhir)

Kantor Kecamatan Kraton, Lekok, Beji, Grati, Purwosari, Purwodadi, Rembang, Kejayan. Nguling, Wonorejo, Gondangwetan, Pasrepan, Tutur, Winongan, Rejoso, Lumbang, Pohjentrek, Puspo, Tosari

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga