21Jan2021

Disiplin Protokol Kesehatan, Bukti Sayang Kepada Keluarga Dan Sesama

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menegaskan, disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan selama pandemi merupakan bukti sayang kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Tentunya dengan selalu berkomitmen dalam melaksanakan 5M. Yaitu selalu berdisiplin memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak aman. Tidak terkecuali meningkatkan imun dan memperbanyak berdoa kepada Allah SWT.      

Di hadapan seluruh peserta Khotmil Qur’an yang dilaksanakan secara daring setiap hari Kamis pagi, Gus Irysad sapaan akrab pemimpin tertinggi di Kabupaten Pasuruan yang memiliki kegemaran berolahraga tersebut menyampaikan bahwa disiplin 5M adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan secara kolektif. Baik dilakukan di kantor, rumah maupun di masyarakat.

“Dengan menerapkan 5M, itu bukti sayang kita pada keluarga, teman-teman dan lingkungan sekitar kita. Sebagai upaya benteng ikhtiar kita juga sebelum melaksanakan vaksinasi secara massal di Kabupaten Pasuruan. Dan itu harus dilakukan secara bersama-sama setiap saat”, pesannya tadi, Kamis (21/1/2021).

Dengan adanya tren kenaikan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan hingga pertengahan Januari 2021, hal penting yang juga harus diperhatikan oleh masyarakat adalah dengan memiliki kesadaran untuk memeriksakan kesehatan ke RS. Sehingga ada deteksi dini sebagai upaya preventif agar mampu terhindar dari paparan virus Corona. Terlebih kondisi saat ini yang masih menempatkan cluster keluarga sebagai posisi tertinggi dalam penularan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.      

“Penerapan protokol kesehatan harus dilakukan. Terutama fenomena hasil evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan bersama Forkopimda kemarin diketahui, penularan tren didominasi oleh tiga cluster. Pertama, cluster keluarga, kedua cluster perusahaan. Ketiga, cluster masyarakat yang takut berobat &memeriksakan kondisi kesehatannya ke RS. Sehingga sesampai di RS sudah dalam kondisi agak parah akibat penanganan kesehatan yang terlambat”, tandasnya.

Di waktu yang sama, Bupati Pasuruan juga menitipkan pesan tentang pentingnya deteksi dini dalam memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter atau rumah sakit di masa pademi. Jika semisal gejala sakit yang dikeluhkan mengarah pada Covid-19-pun tentunya akan lebih mudah disembuhkan. Dengan catatan, diagnosanya tidak terlambat diketahui pihak medis.           

“Deteksi dini dalam memeriksakan kesehatan ke RS itu sangat penting kita lakukan. Masyarakat tidak perlu takut pergi ke RS karena kondisi pandemi. Covid bisa disembuhkan. Muah-mudahan gerakan kita dalam kampanyekan 5M juga berdampak pada penurunan kasus positif Covid. Jadi SE tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sedianya akan berakhir sampai 25 Januari 2021 tidak diperpanjang”, pungkasnya. (Eka Maria)

  • 17:21:30
  • Admin Kominfo
  • 181 kali dilihat
  • Pelayanan Publik
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

MAR 02

KETAPEL PAK LADI (Kegiatan Tukar KTP-el Langsung Jadi)

Penukaran Surat Keterangan pemohon yang masih belum pernah punya KTP-el & pernah melakukan perekaman KTP-el tapi tidak pernah punya KTP-el sebelumnya

17:00 pm - 19:00 pm

30 Mar 2020 (Tanggal Berakhir)

Kantor Kecamatan Kraton, Lekok, Beji, Grati, Purwosari, Purwodadi, Rembang, Kejayan. Nguling, Wonorejo, Gondangwetan, Pasrepan, Tutur, Winongan, Rejoso, Lumbang, Pohjentrek, Puspo, Tosari

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga