11Aug2020

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf Perbolehkan Warga Gelar Kegiatan Agustusan Dengan Syarat Khusus

Meski di tengah Pandemi Covid-19, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengizinkan warga untuk menggelar kegiatan Agustus-an.

Hanya saja, meski diijinkan, kegiatan dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan RI ke 75 tahun 2020 harus lebih disederhanakan dan  tetap dengan memperhatikan protocol kesehatan yang telah dianjurkan.

Ditemui di sela-sela kesibukannya, Selasa (11/08/2020) sore, Irsyad mengatakan, kegiatan yang bersifat menyemarakkan peringatan Kemerdekaan RI harus tetap dilakukan. Seperti pemasangan umbul-umbul, menghias gapura, pengibaran bendera merah putih di depan rumah dan lingkungan masyarakat sekitar.

“Kegiatan yang dilakukan dalam rangka melestarikan budaya, tradisi dan sebagai bagian dari rasa nasionalisme kita akan kemerdekaan, tetap saya persilahkan untuk dilakukan,” singkatnya.

Bahkan, acara seperti Barik’an (tasyakuran menjelang tanggal 17 Agustus) juga boleh dilaksanakan oleh masyarakat dengan mengedepankan konsep acara yang bersifat spiritual. Yakni istighosah atau doa bersama yang dilaksanakan dengan tetap menjaga protocol kesehatan secara ketat.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa negeri ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19. Yang Namanya protocol kesehatan harus kita tegakkan dengan sebaik-baiknya. Silahkan menyemarakkan kegiatan agustusan di masyarakat, tapi lebih disederhanakan. Jangan lupa protocol kesehatannya,” kata Irsyad, di sela-sela kegiatannya, Selasa (11/08/2020).

Penerapan protocol kesehatan selama berkegiatan sangat penting dilakukan. Termasuk saat dalam hal makanan pun, warga juga harus bisa mengaturnya. Yakni tak menyediakan makanan dalam bentuk prasmanan maupun dimakan dengan banyak orang. Melainkan makanan kemasan yang langsung dibawa pulang.

“Jangan prasmanan, apalagi kalau orang jawa bilang piringan yang berpotensi dipegang banyak orang. Cukup dalam bentuk kemasan yang langsung dibawa pulang,” imbuhnya.

Begitu pula dengan lomba-lomba yang selalu dihadirkan saat momen kemerdekaan. Irsyad menghimbau agar warga meniadakan lomba-lomba yang bersentuhan langsung dengan banyak orang. Seperti tarik tambang, panjat pinang maupun jalan sehat  dan karnaval yang dapat menciptakan kerumunan.

“Pokoknya lomba-lomba yang bersifat massal saya harap ditinjau kembali. Karena dengan berkumpulnya banyak orang, maka bisa jadi penularan virus ini tidak bisa dihindari. Yang penting tidak mengurangi esensi dari upaya memeriahkan Kemerdekaan RI,” tegasnya kepada Suara Pasuruan.

Sebaliknya, Irsyad mengajak warga untuk mengadakan lomba-lomba bagi anak yang tak memerlukan sentuhan fisik antar peserta. Seperti Lomba Baca Puisi, Lomba membuat video tentang lingkungan sekitar, lomba adzan dan iqomah hingga lomba membaca Al Qur’an.

“Kita aktifkan lomba-lomba yang pada masa kecil kita dulu sering digelar tapi jarang dilaksanakan sekarang. Lomba adzan dan iqomah, lomba baca Al Qur’an dan lain sebagainya,” harapnya.

Sementara itu, saat ditanya tentang kegiatan Upacara Bendera pada 17 Agustus mendatang, orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan ini menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan tetap melaksanakannya, sesuai kebijakan dari Pemerintah Pusat. Yakni dengan skala kecil dan dilaksanakan sampai di tingkat kecamatan.

“Sesuai kebijakan pusat bahwa upacara boleh dilaksanakan jam 07.00 atau jam 08.00 WIB. Kemudian kami dan Forkompinda mendengar pidato virtual di Pendopo. Upacara tidak diadakan di alun-alun seperti biasanya, melainkan digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, dan saya juga tetap sebagai Inspektur Upacara. Dengan demikian jumlah peserta pasukan pengibar bendera pun berkurang. Hanya 3 orang pengibar saja. Tidak ada paskibraka yang berjumlah sampai 70 orang seperti tahun-tahun sebelumnya,” urai Irsyad. (emil)

 

  • 20:42:23
  • emil
  • 3631 kali dilihat
  • Nasionalisme
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

MAR 02

KETAPEL PAK LADI (Kegiatan Tukar KTP-el Langsung Jadi)

Penukaran Surat Keterangan pemohon yang masih belum pernah punya KTP-el & pernah melakukan perekaman KTP-el tapi tidak pernah punya KTP-el sebelumnya

17:00 pm - 19:00 pm

30 Mar 2020 (Tanggal Berakhir)

Kantor Kecamatan Kraton, Lekok, Beji, Grati, Purwosari, Purwodadi, Rembang, Kejayan. Nguling, Wonorejo, Gondangwetan, Pasrepan, Tutur, Winongan, Rejoso, Lumbang, Pohjentrek, Puspo, Tosari

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga