28Jul2020

Produktif Di Masa Pandemi, Warga Desa Tidu Produksi Tahu Sehat Berkualitas

Adanya Pandemi Covid-19 memang membuat perubahan di berbagai sektor terutama sektor perekonomian. Banyak usaha yang gulung tikar diakibatkan pandemi virus Corona ini. Dikala banyak orang mengeluh karena pendapatan yang menurun, justru pemuda Desa Tidu mempunyai semangat tinggi untuk mengembangkan potensi Desa, hingga tercetus ide produksi tahu.

Terinspirasi dari banyaknya warung kopi yang menjual gorengan tetapi bahan baku tahu masih dibeli dari tempat lain, M. Kholiq kemudian memotivasi pemuda Desa Tidu untuk membangun usaha produksi tahu. Sehingga warung-warung kopi yang sepaket menjual aneka camilan  gorengan-pun bisa membeli tahu dari warga Desanya sendiri. Dengan harga yang murah dengan kualitas terjamin pastinya.

Gayung bersambut, gagasan usaha produksi sumber protein nabati berbahan dasar Kedelai tersebut-pun disambut hangat Pemerintah Desa. Beranggotakan sekitar 12 orang termasuk perangkat Desa, usaha pembuatan tahu mulai dioperasikan. Bermodal sekitar Rp 7.200.000  yang berasal dari iuran anggota, proses produksi perdananya dimulai pada hari Kamis (9/7/2020).

Produksi pertama kali menghabiskan bahan baku Kedelai sebanyak 10 kilogram. Saat ini terus meningkat hingga 16 kilogram untuk sekali produksi. Dengan memanfaatkan lahan seluas 5x10 meter persegi, tingkat produksi tahu yang diberi label Tahu Asli Tidu (TAT) tersebut semakin meningkat.

Keunggulannya menjadi diferensiasi produk tersendiri, siap bersaing dengan produsen tahu lainnya. Tekstur lebih padat tanpa bahan pengawet diantara kelebihannya. Sehingga konsumen tidak was-was mengkonsumsinya. Terlebih, TAT mampu bertahan sampai 3 hari, meskipun dibuat tanpa bahan pengawet.

Selain itu, proses pembuatannya menggunakan mesin penggiling milik sendiri, sehingga tidak bercampur dengan produsen tahu lainnya. Bagaimana dengan harganya? Dengan kualitas terjamin, harga yang dipatok relatif ekonomis yakni hanya 4 ribu per 5 biji. Bahkan dengan  ukuran tahu yang lebih besar dari produk serupa di pasaran. Tidak hanya itu saja. Pantauan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Bintang Sejahtera, pembeli masih berpeluang mendapatkan harga yang jauh lebih murah lagi apabila memesan dalam jumlah banyak.

Soal pemasarannya, usaha bersama gabungan dari para pemuda Desa kreatif tersebut sudah familiar dalam memanfaatkan kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Seperti yang saat ini diaplikasikan dengan memanfaatkan WhatsApp Group (WAG) di nomor 082232355556. Siap dipesan kapanpun. (Nawang Sari-KIM Bintang Sejahtera+Eka Maria)  

 

  • 13:11:04
  • Admin Kominfo
  • 337 kali dilihat
  • Ekonomi
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

MAR 02

KETAPEL PAK LADI (Kegiatan Tukar KTP-el Langsung Jadi)

Penukaran Surat Keterangan pemohon yang masih belum pernah punya KTP-el & pernah melakukan perekaman KTP-el tapi tidak pernah punya KTP-el sebelumnya

17:00 pm - 19:00 pm

30 Mar 2020 (Tanggal Berakhir)

Kantor Kecamatan Kraton, Lekok, Beji, Grati, Purwosari, Purwodadi, Rembang, Kejayan. Nguling, Wonorejo, Gondangwetan, Pasrepan, Tutur, Winongan, Rejoso, Lumbang, Pohjentrek, Puspo, Tosari

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga