11Oct2018

Pastikan Dropping Air Bersih Tepat Sasaran, Wabup Mujib Imron Kunjungi Daerah Terdampak Kekeringan

Untuk memastikan distribusi air bersih ke daerah terdampak kekeringan, tepat sasaran, Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kamis (11/10/2018) siang.

Dengan didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasongko, Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Bakti Jati Permana, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Misbah Zunib dan beberapa pejabat lainnya, Gus Mujib datang ke beberapa titik yang digunakan sebagai tempat pemberhentian tangki-tangki pembawa air bersih.

Salah satunya di Dusun Dawuhan, di mana ratusan warga setempat sudah siap membawa ember, bak mandi hingga jerigen berukuran besar. Kedatangan tangki-tangki tersebut sangat berarti bagi masyarakat, lantaran langsung dipergunakan untuk keperluan minum, mandi dan memasak.

“Alhamdulillah setiap hari selalu ada dua tangki yang datang. Tapi kadang tempatnya jauh, kadang juga dekat,” ungkap Mohammad Toha (41), salah satu warga terdampak.

Dikatakan Toha, kekeringan yang melanda desanya sudah berlangsung selama 3 bulan. Oleh karenanya, dropping air bersih dari Pemkab Pasuruan yang didukung oleh PDAM, PMI dan beberapa perusahaan selalu dinanti.

“Kalau gak datang, kami gak bisa mandi,” pungkasnya.

Sementara itu, Gus Mujib menegaskan, Pemkab Pasuruan akan terus melakukan dropping air bersih ke 22 desa terdampak kekeringan, diantaranya Desa Wonosunyo dan Bulusari, Kecamatan Gempol, Desa Cukur Guling, Karangjati, Karangasem, Watulumbung dan Desa Lumbang di Kecamatan Lumbang. Berikutnya Desa Balunganyar, Pasinan, Semedusari, dan Wates, Kecamatan Lekok, kemudian Desa Jeladri, Kedungrejo dan Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Desa Sibon, Petung, Klakah, Tambakrejo, Mangguan dan Ngantungan, Kecamatan Pasrepan, serta Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan.

“Pemkab Pasuruan juga telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 400 juta untuk distribusi air bersih ke semua desa terdampak kekeringan,” jelasnya di sela-sela sidak.

Lebih lanjut Gus Mujib menambahkan bahwasanya dropping air bersih akan terus dilakukan sampai musim penghujan tiba.

“Kalau menurut BMKG sekitar akhir nopember sudah mulai hujan. Maka dari itu, kita tidak akan berhenti untuk melakukan dropping air bersih sampai hujan datang,” urainya. (emil)

  • 14:33:01
  • emil
  • 87 kali dilihat
  • Pelayanan Publik
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

OCT 26

Pasuruan Advanture Offroad 4x4

00:00 am - 00:00 am

28 Oct 2018 (Tanggal Berakhir)

Halaman Parkir Saygon Waterpark

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga