14Sep2018

10.076 KPM Di Kabupaten Pasuruan Bakal Terima Bantuan Rasidi

Tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan beras bersubsidi (Rasidi) kepada 10.076 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pasuruan.

Puluhan ribu KPM tersebut berasal dari 82 desa/kelurahan yang tersebar di 17 kecamatan  di Kabupaten Pasuruan.

Gunawan Wicaksono, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan  mengatakan, seluruh penerima bantuan adalah KPM dengan status kesejahteraan antara 1-15% terendah berdasarkan pemutakhiran data terpadu program penanganan fakir miskin di 36 kota dan kabupaten se-Jawa Timur. Masing-masing KPM menerima bantuan beras 10 kg yang dibeli hanya seharga Rp 16 ribu.

“Bantuan dari Pemprov Jatim ini merupakan percepatan dan perluasan penanggulangan kemiskinan di Jawa Timur. Berbeda dengan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang mendapatkan bantuan senilai Rp 110 ribu dari Pemerintah Pusat yang ditukarkan dengan beras dan telur. Kalau beras bersubsidi, setiap KPM harus menebus beras tersebut dengan uang,” kata Gunawan saat ditemui di kantornya, Jumat (14/09/2018).

Dijelaskannya, untuk bantuan beras bersubsidi, Pemkab Pasuruan akan bekerja sama dengan Bulog dalam hal pendistribusian rasidi. Untuk selanjutnya, beras tersebut ditempatkan di kecamatan hingga balai desa/kelurahan, dan setiap KPM bisa membeli beras tersebut melalui kupon yang dibagikan.

“Setiap KPM akan mendapatkan kupon, dan kupon tersebut dibeli dengan harga Rp 16 ribu yang nanti akan ditukar dengan beras medium,” imbuhnya.

Lebih lanjut Gunawan menegaskan bahwasanya pendistribusian rasidi baru akan dilakukan pada 20 september mendatang dan harus selesai dalam lima hari. Untuk saat ini, pihaknya masih melakukan verifikasi lapangan, dengan maksud agar penerima betul-betul sesuai dengan sasaran.

“Jadwal sudah ditentukan oleh Pemprov Jatim. Untuk Kabupaten Pasuruan mulai dilakukan pendistribusian rasidi mulai 20-25 september, karena jadwal berikutnya adalah di daerah lain. Kita masih melakukan verifikasi lapangan supaya para penerima betul-betul sesuai, tidak ada yang status sosialnya meningkat atau jadi orang sukses,” beber dia kepada Suara Pasuruan.

Sementara itu, saat ditanya apakah penerima rasidi juga merupakan penerima BPNT, Gunawan menjelaskan, 95% lebih adalah penerima bukanlah penerima program BPNT, sedangkan sisanya sama-sama penerima dua program tersebut.

“Yang jelas tidak banyak, ada dua atau tiga orang saja yang mungkin menerima program rasidi dan BPBT, akan tetapi jumlahnya memang sangat kecil, karena data kami dapatkan dari BPS dan verifikasi lapangan,” tegasnya.

Seperti diketahui, selain Kabupaten Pasuruan, Pemprov Jatim juga memberikan  bantuan rasidi kepada 521 KPM di 6 kelurahan yang tersebar di 2 kecamatan di Kota Pasuruan. Sedangkan total KPM yang mendapat bantuan rasidi se-Jawa Timur mencapai 336.723 KPM di 3122 desa/kelurahan yang tersebar di 456 kecamatan di 36 kota dan kabupaten se-Jawa Timur. (emil

  • 12:30:44
  • emil
  • 58 kali dilihat
  • Pelayanan Publik
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

SEP 23

Bromo Marathon

Lomba Bromo Marathon 2018 yang diikuti Atlet-atlet lari dari 24 Negara

07:00 am - 12:00 pm

23 Sep 2018 (Tanggal Berakhir)

Plataran Bromo Tosari

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga