08Aug2018

Optimis Tingkatkan Minat Konsumsi Ikan Masyarakat Hingga 30,39 Kg/kapita/anak

Meskipun ditarget dengan prosentase tinggi hingga 30,39 kg/kapita/anak, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perikanan optimis dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai lauk utama.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Soegeng Soebijanto, Kabid Usaha Perikanan saat hadir dalam acara gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemerikan) di salah satu yayasan di Kecamatan Kraton, Rabu (08/08/2018) pagi. 

Menurutnya, target tersebut dipatok oleh Pemprov Jatim untuk Kabupaten Pasuruan. Meskipun sangat tinggi, akan tetapi hal tersebut menjadi pelecut untuk bisa terus mengajak masyarakat untuk membiasakan makan ikan sejak dini. Apalagi saat ini harga daging ayam dan telur terus mengalami kenaikan, sehingga ikan menjadi pilihan yang tepat sebagai lauk pauk.

“Target kita bukan lagi hanya anak-anak, akan tetapi seluruh bagian keluarga, yakni para orang tua. Kalau orang tuanya sudah biasa makan ikan, maka sudah pasti akan ditiru oleh anaknya. Apalagi sekarang ini harga daging ayam dan telur terus naik, pasti ikan pilihan pasnya,” katanya.

Ditambahkan Soegeng, untuk menggelorakan gemarikan, pihaknya terus melakukan berbagai macam usaha, seperti sosialisasi gemarikan, introduksi ikan dan cara mengelolanya pada ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), promosi dan gelar produk serba ikan. Seluruh kegiatan tersebut sangat efektif untuk bisa membuat masyarakat tertarik makan ikan.

“Kami yakin masyarakat sudah bisa memahami betapa pentingnya makan ikan. Kandungan Omega 3 nya paling tinggi sampai 210 mg. Jadi, untuk masyarakat kami himbau untuk berganti menu makan dari yang daging-dagingan menjadi ikan-ikanan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Soegeng menambahkan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 136.240.000, di mana anggaran yang berasal dari APBD Kabupaten Pasuruan tersebut dipergunakan untuk sosialisasi forikan  bagi pengurus TP PKK kecamatan dan sosialisasi gemarikan pada anak-anak sekolah.

“Selain itu melalui dana bagi hasil cukai hasil tembakau 2018 ada sekitar Rp 63 juta untuk kegiatan introduksi pengolahan ikan bagi para kader gizi dan TP PKK desa/ kecamatan. Kegiatan ini untuk mendukung program gemarikan, di mana ibu-ibu RT yang dilatih untuk mengolah aneka olahan ikan, sehingga minat anak dalam keluarga untuk mengkonsumsi ikan jadi meningkat,” beber dia. (emil)

  • 09:58:30
  • emil
  • 81 kali dilihat
  • Ekonomi
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

Saat ini agenda kegiatan masih kosong.

Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga