12Jul2018

Kementerian Tenaga Kerja Beri Kuota 5 Keluarga Jadi Transmigran Ke Kabupaten Mamuju Utara

Tahun ini, Kementerian Tenaga Kerja RI membuka peluang untuk warga Kabupaten Pasuruan yang ingin merubah nasib mereka dengan menjadi transmigran ke Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat.

Suhartana, Kasi Perlindungan Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pasuruan mengatakan, untuk tahun ini Kabupaten Pasuruan hanya menerima kuota 5 keluarga yang akan diberangkatkan pada akhir oktober atau awal nopember mendatang.

“Setiap tahun selalu mendapat kuota, akan tetapi jumlahnya tidak sama dengan daerah-daerah lain. Untuk tahun ini kita dapat 5 keluarga saja,” kata Suhartana saat ditemui di kantornya, Kamis (11/07/2018).

Bedanya, tahun ini lokasi yang dituju adalah daerah yang dekat dengan kawasan pesisir, sehingga yang menjadi target penerima program transmigrasi di Kabupaten Pasuruan adalah keluarga nelayan. Kata Hartana, untuk bisa mendapatkan penerima program yang sesuai dengan kriteria pemerintah pusat, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke wilayah-wilayah pesisir, seperti Kecamatan Lekok, Kraton hingga Bangil.

“Penyuluhan juga kita lakukan dengan datang ke desa-desa. Kita membawa misi supaya masyarakat yang ingin merubah nasib dan tertantang untuk bisa mandiri, kemudian mendaftar segera,” imbuhnya.

Sampai berita ini ditulis, jumlah keluarga yang sudah mendaftarkan diri mencapai 8 keluarga. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pasuruan terus membuka pendaftaran tersebut hingga mendekati batas akhir, yakni antara agustus dan September 2018. Dijelaskan Hartana, setelah terkumpul, pihaknya akan melakukan verifikasi dan wawancara dengan harapan agar diketahui keluarga mana yang betul-betul memiliki tekad kuat menjadi transmigran.

“Syaratnya mudah, lulusan minimal SD, tidak pernah berurusan dengan hukum, belum pernah menjadi transmigran dan yang jelas sudah berkeluarga,” ungkapnya.

Ditambahkan Hartana, sebelum diberangkatkan, para calon transmigran akan diberikan pelatihan plus ketrampilan dari Dinas Perikanan, diberi uang makan selama setahun. Oleh karenanya, dirinya berharap agar para calon transmigran bisa ulet dan tangguh dalam mengikuti program transmigrasi, lantaran daerah yang dituju belum dialiri listrik.

“Sementara masih pakai tenaga surya, kalau listrik masih belum. Tapi jaringan sudah ada, mungkin satu atau dua tahun lagi akan dipasang. Itu informasi awal yang saya dapatkan dari kementerian,” beber dia. (emil)

 

  • 18:38:38
  • emil
  • 78 kali dilihat
  • Pelayanan Publik
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

Saat ini agenda kegiatan masih kosong.

Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga