07Jun2018

Zakat, Infaq Dan Shodaqoh Pejabat Dan Karyawan Pemkab Pasuruan Terkumpul Rp 357.210.000

Jumlah zakat fitrah, zakat mal, infaq dan shodaqoh seluruh pejabat sampai staf Pemkab Pasuruan tahun 2018 mencapai Rp 357.210.000.

Jumlah tersebut mengalami penurunan dari tahun lalu yang bisa mencapai Rp 375.000.000. Hal tersebut seperti yang disampaikan Kabag Kesra, M Hasyim, sesaat setelah menghadiri acara Penyerahan Zakat, Infaq dan Shodaqoh Pejabat hingga Staf Pemkab Pasuruan, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kamis (07/06/2018) siang.

Menurutnya, penurunan jumlah zakat, infaq dan shodaqoh tahun ini disebabkan karena berkurangnya jumlah SMA/SMK/MA di Kabupaten Pasuruan yang kini menjadi wewenang Pemprov Jatim. Sehingga Baznas tidak memiliki wewenang untuk menarik zakat, infaq dan shodaqoh tersebut.

“Turunnya sekitar Rp 18 juta, ya itu kalau dikalkukasikan bisa dari semua SMK/SMK/MA Negeri swasta di Kabupaten Pasuruan. Tapi kalau dari OPD mengalami peningkatan meski tidak terlalu signifikan,” katanya.

Dari Rp 357.210.000 yang terkumpul, dengan rincian zakat fitrah mencapai Rp 341.000.000, zakat mal mencapai Rp 1.610.000, serta infaq dan shodaqoh mencapai 9.020.000. Dari seluruhnya, yang paling banyak adalah Dinas Pendidikan sebesar Rp 155.000.000 yang berasal dari karyawan Dinas Pendidikan hingga guru, kepala sekolah, pengawas SD dan SMP se-Kabupaten Pasuruan.

“Kalau dari OPS rata-rata sama, antara Rp Rp 750.000 sampai Rp 2 juta. RSUD Bangil terkumpul Rp 31.185.000 dan Badan Keuangan Daerah terkumpul Rp 20.000.000,” beber Hasyim.

Sementara itu, Riang Kulup Prayudha atau yang akrab disapa Gagah menegaskan, penyaluran zakat melalui Baznas ini merupakan langkah untuk memaksimalkan fungsi Baznas sebagai penyalur zakat, infaq dan shodaqoh

“Baznas bisa menjadi badan amil yang bisa mendistribusikannya kepada masyarakat yang berhak untuk mendapatkannya serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar bisa menyalurkan zakat melalui Baznas,” kata Gagah dalam sambutannya.

Selain itu, Gagah juga berharap Baznas bisa mengelola potensi zakat untuk mewujudkan kesejahteraan, menanggulangi kemiskinan, membangkitkan ekonomi kerakyatan dan memoderasi kesenjangan sosi

“Yang paling penting adalah tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran,” singkatnya (emil)

 

  • 14:21:16
  • emil
  • 198 kali dilihat
  • Ekonomi
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

Saat ini agenda kegiatan masih kosong.

Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga