Mangga Garifta diincar Pasar Internasional

Senin, 28 Mei 2012 20:30:36 - oleh : admin

Mangga Garifta diincar Pasar Internasional

Mangga Garifta, salah satu jenis mangga baru yang berhasil ditanam di Kabupaten Pasuruan, menjadi incaran pasar internasional. Mangga yang ditanam di hamparan seluas 100 hektar, Desa Cukur Gondang, Kecamatan Grati itu, bahkan sudah dipesan oleh beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura,
Brunei Darussalam, dan beberapa negara lainnya.
Bahkan, saking besarnya peluang mangga garifta hingga mencapai level dunia, Dirjen Holtikultura Pusat akan menjadikan Desa Cukur Gondang sebagai Pusat Pembibitan Buah Mangga Garifta Nasional.
Saat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan masih melakukan beberapa persiapan, terutama menjelang musim tanam, yang rencananya akan mulai dilakukan oktober mendatang. Ir Ihwan. M.Si, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan mengatakan, mangga garifta akan diprediksi menjadi komoditi kebanggaan kabupaten pasuruan lima tahun mendatang. Pasalnya, buah yang dikenal arum manis itu, merupakan hasil persilangan antara mangga Brazil dan Kabupaten Pasuruan, dan telah menghasilkan buah mangga garifta, yang memiliki
tiga warna, yakni kuning, oranye dan merah, serta memiliki rasa yang manis dan legit.
"Mulai proses tanam sampai panen membutuhkan waktu lima tahun. Jadi kita tunggu sampai tahun 2017 mendatang," ujar Ihwan sambil menunjukkan beberapa bibit pohon mangga yang ada di kantornya pagi tadi (Senin, 28 Mei 2012).
Pria yang sudah belasan tahun menjadi Kepala Dinas Pertanian itu menambahkan, Kementerian Pusat telah memberikan bantuan dana hibah sebesar Rp 560 juta, di mana jumlah sebanyak itu akan dipergunakan untuk pembelian bibit, pelatihan managemen kelompok, pembelian sarana produksi, maupun pembelian obata-obatan pertanian.
"Ini adalah bentuk dukungan pusat yang bangga dengan kinerja kita, para petani dan seluruh elemen pertanian di Kabupaten Pasuruan," tandasnya. Anggaran yang diturunkan langsung oleh kementerian pertanian itu, merupakan bagian dari program pengembangan sentra agribisnis dan holtikultura kementerian, dan diperuntukkan untuk setiap daerah yang konsisten terhadap bidang pertanian, seperti kabupaten pasuruan.
"Kita (Dinas Pertanian) hanya bersifat sebagai pengawas keuangan saja, apakah benar-benar dipergunakan sebagaimana mestinya, atau tidak," (EMIL)

| More

Berita "Pertanian" Lainnya