HARI PERS NASIONAL BERLANGSUNG SEDERHANA, NAMUN AKRAB

PASURUAN - Hari Pers Nasional ke 66 di Pasuruan diperingati dengan cara sederhana.
Parakulitinta alias awak media, baik cetak maupun elektronik Pasuruan merayakannya dengan menggelar tasyakuran dikantor PWI Pasuruan, sebelah barat Pendopo Kabupaten Pasuruan.
Sekalipun hanya ada tumpeng sebagai hidangan utama,akan tetapi banyak pejabat penting di Pasuruan yang datang, di antaranya Eddy Paripurna Wakil Bupati Pasuruan,Irsyad Yusuf Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Rudiyanto Kabag Humas Pemkot Pasuruan, dan beberapa Pejabat Polresta Pasuruan seperti AKP Joko AS Kabag Humas, AKP Guntoro Kasatintel, Kompol Sumartono Kabagops,serta beberapa perwakilan dari PT Cheil Jedang Indonesia dan PT PLN APJ Pasuruan.
Acara yang berlangsung sangat khidmat itu dibuka oleh Musyawwir,wartawan senior dari media Kantor Berita ANTARA dengan mengajak rekan-rekan media, untuk berdoa demi keberlangsungan insan jurnalis di Pasuruan.
"Semoga kita tetap eksis dan bisa mendedikasikan pekerjaan kita,demi kemaslahatan bersama," ujar Musyawwir.
Dalam momen sekali setahun tersebut,Musyawwir secara simbolis juga menyerahkan potongan nasi tumpeng kepada M Kholil, Kabag Humas Kominfo Kabupaten Pasuruan, sebagai tanda semakin mesranya jalinan komunikasi antara pemda dan wartawan.
"Hidup wartawan pasuruan,hidup," celetuk Kholil diikuti dengan tepukan tangan wartawan yang lain.
Eddy Paripurna, Wakil Bupati Pasuruan berharap, agar rekan-rekan media benar-benar dapat menjadi kontrol masyarakat, terutama dalam berbagai kasus atau kejadian di Pasuruan.
"Masyarakat akan semakin tahu karena ada wartawan. Jadi jangan sampai para wartawan justru kekurangan informasi,"kata Eddy yang datang sebelum dimulainya tasyakuran.
Sementara itu, Irsyad Yusuf,Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan justru memberikan kritikan kepada para media di Pasuruan. Kritikan itu lebih mengarah pada banyaknya wartawan di Pasuruan yang belum bisa bekerja secara profesional.
"Jumlah wartawan semakin banyak. Alangkah baiknya kalau mereka yang tidak profesional lebih mengerti betapa besarnya menyandang beban sebagai seorang wartawan,"ujar Irsyad. (EMIL)