PP AL Yasini Bentuk Santri Jadi Wirausahawan

Jum`at, 3 Februari 2012 15:40:43 - oleh : admin

PP AL Yasini Bentuk Santri Jadi Wirausahawan

Pasuruan - Pesantren bukan sekedar wahana/tempat bagaimana menyiapkan generasi yang siap terjun kemasyarakat dengan modal keimanan serta agama yang kuat. namun pesantren bisa menjadi ladang pusat pertumbuhan ekonomi jika seluruh siswanya dibekali ilmu kewirausahaan, ucap Mujib Imron Pengasuh PP Terpadu Al Yasini Kec.Wonorejo saat memberi sambutan pembuka dalam acara workshop bertemakan Peningkatan Kewirausahaan Masyarakat Melalui Pesantren 3/12.
Workshop bekerjasama antara PP Al Yasini dengan Bank Mandiri Pusat yang di khususkan untuk mencetak calon pengusaha - pengusaha muda.
Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Hasan hadir dalam acara tersebut. Selain itu Ketua Umum Rabithah Ma'ahid Islamiyah NU Amin Chaidar juga terlihat duduk di barisan depan, bersama dengan Sekjen PBNU Marsudi Suhud, Bupati Pasuruan DR Dade Angga S.IP M.Si, Ketua DPRD Irsyad Yusuf, KH Mas Subadar, KH Fuad Nur Hasan, dan Pengasuh Ponpes Al Yasini KH Mujib Imron.
Zulkifli dalam sambutannya mengatakan, keberadaan pesantren di tengah masyarakat, memiliki makna strategis untuk mengembangkan sentra ekonomi. Melalui pesantren dengan kesederhanaanya, nantinya pola pendidikan ekonomi tidak boleh di tinggalkan guna menunjang kewirausahaannya. Sense of Business menurut Zulkifli adalah keinginan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan santri, dalam koridor tidak meninggalkan kewajibannya memperdalam ilmu agama.
jadi sewaktu selesai melakukan tugas mondoknya, santri tidak kembali sebagai anak santri dikampungnya, tapi mampu menciptakan lapangan kerja yang akhirnya bermuara pada upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, imbuhnya.
Workshop yang berlangsung selama tiga jam itu pada nantinya, akan dilanjutkan dengan pembinaan serta pendampingan kepada para santri, sampai terciptanya kemauan untuk berwirausaha.
Sementara itu, Dade Angga mengaku mendukung penuh apa yang dilakukan Bank Mandiri di Kabupaten Pasuruan. Dia berharap kerja sama yang sudah dijalin pertama kalinya ini, akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya.
"Kami membuka lebar-lebar kepada siapa saja, tidak terkecuali Bank Mandiri yang membantu Ponpes Al Yasini dalam beberapa hal," kata Dade dalam sambutannya.
Seperti diketahui, Bank Mandiri sendiri memberikan bantuan untuk Ponpes Al Yasini sebesar Rp 250 Juta, di mana dari jumlah tersebut dialoksikan untuk renovasi masjid dan pengadaan komputer.
workshop diikuti sebanyak 400 santri 3mpat kota yakni, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, dan Jember. (emil/tin)

| More

Berita "Umum" Lainnya