Dade Angga Resmikan Pavingisasi PPIP Desa Manaruwi

PASURUAN - Pagi tadi (Jumat, 27 Januari 2012), DR. Dade Angga S.IP M.Si Bupati Pasuruan meresmikan program pembangunan infrastruktur pedesaan (PPIP) tahun 2011, di Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil.
Program tersebut merupakan bagian dari rencana kerja Kementerian PU Dirjen Cipta Karya tahun 2011, di mana untuk Kabupaten Pasuruan, ada 7 Desa yang mendapat alokasi bantuan anggaran masing-masing Rp 250 Juta. Desa tersebut di antaranya Desa Manaruwi dan Masangan, Kecamatan Bangil, Desa Martopuro Kecamatan Purwosari, Desa Bendungan dan Tambaksari Kecamatan Kraton, dan Desa Rowogempol dan Balunganyar Kecamatan Lekok.
Untuk Desa Manaruwi sendiri, besaran bantuan tersebut diperuntukkan untuk Pavingisasi jalan penghubung antar Desa Manaruwi-Desa Satak dengan volume pekerjaan 2,5 meter X 263 Meter, dan Jalan Desa Manaruwi-jalan Kabupaten dengan volume pekerjaan 2,5 meter X 464 meter. Selain itu, bantaun dari pusat dicampur dengan swadaya masyarakat senilai Rp 48 juta itu digunakan untuk pembangunan plengsengan penguat jalan sepanjang 834 meter.
Menurut Hanung Widya, Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Pasuruan, program pembangunan itu sejatinya sudah mulai dilaksanakan sejak bulan Agustus 2011 dan selesai Desember 2011 lalu, di mana dari program tersebut pihaknya sangat mengharapkan, agar masing-masing desa bisa menjaga dan memanfaatkan apa yang sudah ada dengan sebaik-baiknya.
"Mulai dari pembentukan panitia sampai realisasi pembangunan, masyarakat selalu kami harapkan untuk mewujudkan keswadayaan di dalam kehidupan bermasyarakat, terutama saat ada rencana pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Pasuruan," ujar Hanung di sela-sela mendampingi Bupati tadi.
Sementara itu, Dade Angga sendiri sempat melihat hasil pengerjaan Pavingisasi maupun plengsengan. Dan menurutnya, masyarakat harus lebih pro aktif menyuarakan apa yang kurang dalam masing-masing desa, baik itu pembangunan infrastruktur, jalan maupun keamanan, sehingga pada akhirnya tercipta sebuah komunikasi yang baik, antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Selain itu akses jalan yang juga menghubungkan ke jalan kabupaten bisa dimanfaatkan pula warga yang mayoritas adalah petani sebagai pusat lalulintas perekonomian, sehingga dalam kaitannya semua bisa lebih optimal tanpa menemui kendala,” kata Dade dalam sambutannya.
"Kami sangat mengharap bantuan warga di sini, untuk selalu menjaga aset dan pembangunan yang baru saja selesai dilakukan ini. Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal, sehingga masyarakat juga yang akan menerima hasilnya.
Diketahui, dalam kesempatan yang sama Bupati menandatangani prasasti yang terletak persis berada di jembatan penghubung Desa Manaruwi dengan Desa Satak. Tak sampai disitu Dade Angga juga mencoba melintasi jembatan Gantung bersama seluruh SKPD dan warga sekitar.(emil/tin)