Kertosari Bisa Kembangkan Komoditi Sayuran

Jum`at, 24 Juni 2011 10:33:41 - oleh : admin

Kertosari Bisa Kembangkan Komoditi Sayuran

Pasuruan - Kerusakan lingkungan akhir-akhir ini menjadi polemik di Negara kita. Kondisi lingkungan yang kian memprihatinkan disertai kerusakan ekosistem karena ulah jail tangan manusia, semakin memperburuk kondisi alam yang memberi arti luas bagi kelangsungan hidup manusia.

Dalam kondisi seperti ini perlu terobosan untuk mengatasi hal tersebut. Di Kabupaten Pasuruan terobosan untuk penyelamatan lingkungan terus digalakkan. Mengingat sebagian besar wilayahnya adalah  daratan Pegunungan dan Berbukit, dengan ketinggian antara 180m s/d 3000m. Daerah ini membentang dibagian Selatan dan Barat meliputi: Kec. Lumbang, Kec Puspo, Kec. Tosari, Kec. Tutur, Kec. Purwodadi, Kec. Prigen dan Kec. Gempol.

Kemarin 23/6, bertempat di pendopo Randu Pana Kertosari Kecamatan Purwosari, dalam rangka persembahan kebun bibit Coke Farm untuk hari lingkungan, Wakil Bupati Pasuruan Eddy Paripurna menandai peringatan tersebut dengan melakukan penanaman bibit pohon randu sebagai proses kelangsungan penyelamatan lingkungan.

Kebun bibit dipersembahkan untuk masyarakat Kertosari ini sekaligus memperkenalkan kepada petani bahwa tidak hanya padi yang dikembangkan disini. Sebab menurut perkembangan mesyarakat sekitar, daerah kertosari ini merupakan kawasan yang tidak bisa di Tanami sayuran.

Diketahui, melalui uji tanaman sayur di area lahan seluas 900 meter persegi dari total 2000 meter persegi luasan lahan sudah diproyeksikan berhasil dalam pelaksanaan proses penanaman. Terbukti saat peresmian Coke Farm Gapoktan Lumbung Tani oleh Wabup nampak tanaman sayuran segar membentang luas. Dan tepat pada kesempatan yang sama Wabup, Ketua Yayasan Satu Daun, dan anggota PT. Coca Cola Amatil Indonesia melakukan panan sayur di lahan tersebut.

Kedepan, kebaradaan Coke Farm ini dimanfaatkan ini bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk belajar pertanian terutama sayuran yang selama ini memang dikenal sebagai komoditi daerah pegunungan.

Harapan pula disampaikan Wabup, selain menjadi tempat pembelajaran bagi petani untuk komoditi sayuran, tempat ini bisa menjadi sarana desa wisata bagi masyarakat lain. Sehingga tingkat perekonomian masyarakat Kertosari bisa meningkat dan lebih tercukupi dalam kehidupan sehari-hari. (tin)

| More

Berita "Budaya" Lainnya