Bangun Padepokan Pencak Silat

Rabu, 16 Februari 2011 12:23:47 - oleh : admin

Bangun Padepokan Pencak Silat

Bangun Padepokan Pencak Silat

Tanah Milik Gubernur, Maret Selesai

PANDAAN – Sebuah padepokan silat direncanakan dibangun oleh Gubernur Jatim Soekarwo di Pandaan. Bahkan, di saat ini, proses pembangunan padepokan yang berada di Dusun Rajeg, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan itu dijadwalkan tuntas Maret nanti.

Proses pembangunan padepokan sendiri saat ini tengan mendekati final. Sejak mulai dibangun pada Desember tahun lalu, proyek tersebut sudah mencapai lebih dari 50 persen. Bahkan, beberapa waktu lalu Pengprov juga sudah menggelar syukuran di sana.

Padepokan silat tersebut dibangun di atas tanah seluas lebih dari 2000 meter persegi. Tepatnya di Dusun Rajeg, Desa Sumber Gedang, Kecamatan Pandaan. Oleh Gubernur Jatim, tanah yang tercatat sebagai milik probadi itu akan dimanfaatkan untuk padepokan pencak silat.

Kepala Desa (Kades) Sumber Gedang Joyo Utomo yang dikonformasi kemarin (15/2) mengatakan, oleh pihak Pemprob, proyek pembangunan tersebut diharpkan seegra tuntas. “Mereka (Pemprov) meminta bulan Maret harus selesai semua,” jelasnya kepada koran ini.

Saat ini, pembangunan tinggal bagian atap saja. Sementara bagian lainnya sudah rampung.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pasuruan, Agus Asy’ari, menyambut baik pembangunan padepokan tersebut. Paling tidak keberadaan padepokan tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk aktivitas pencak silat di kabupaten. Baik untuk latihan atau penyelenggaraan kejuaraan silat.

Ia mengakui, ke depan, pengelolaan padepokan tersebut akan dibawah langsung oleh IPSI Pengprov Jatim. Meskipun demikian, seluruh pencak silat yang ada di Jatim boleh memanfaatkan padepokan tersebut.

Sementara itu, informasi yang diterima koran ini, padepokan tersebut juga akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung. Mulai dari matras, sansak, hingga perlengkapan lain. Dengan demikian, para pesilat bisa langasung memanfaatkan keberadaan padepokan tersebut.

Meski begitu, Agus sendiri belum bisa memastikan apakah pihaknya bisa memanfaatkan gedung tersebut menjelang persiapan Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) mendatang. Menurutnya, pihaknya masih akan menunggu peresmian gedung tersebut. “Kan belum diresmikan,” ujarnya. Ia juga berharap keberadaan padepokan tersebut semakin menunjang prestasi Kabupaten di bidang olahraga pencak silat. (Radar Bromo / Rabu, 16 Februari 2011 / Halaman 32. d7x/aad)

| More

Berita "Budaya" Lainnya