15Jul2017

Galakkan Program KB, Bupati Irsyad Yusuf Dianugerahi Satya Lancana Pembangunan Bidang Kependudukan Dan KB

Untuk yang kedua kalinya, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menerima Anugerah Tanda Kehormatan Satya Lancana Pembangunan tahun 2017 oleh Pemerintah Pusat.

Kali ini adalah Satya Lencana Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana oleh Presiden Republik Indonesia kepada Bupati Irsyad, di mana penyerahan penghargaan tersebut diwakilkan kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Ibu Puan Maharani, dalam acara Puncak Hari Keluarga Nasional ke XXIV tahun 2017 di Propinsi Lampung, Sabtu (15/07/2017).

Tanda Kehormatan Satya Lancana tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 59/TK/2017 Tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lancana kepada Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf yang telah berhasil memiliki komitmen tinggi dalam mendukung program Pemerintah Pusat, yakni Program Keluarga Berencana.

Ditemui sesaat setelah penganugerahan selesai dilakukan, Bupati Irsyad menegaskan bahwa masalah kependudukan adalah salah satu hal yang harus diperhatikan, utamanya dalam mengantisipasi ledakan penduduk yang bisa saja terjadi apabila tidak ada sosialisasi program KB dengan dua anak cukup maupun program pengendalian peningkatan jumlah penduduk setiap waktunya. Tentunya kegiatan tersebut adalah kegiatan yang telah sesuai dengan Visi dan Misi menuju Kabupaten Pasuruan yang sejahtera dan maslahat.

“Banyak hal yang harus kita perhatikan, salah satunya di bidang kependudukan.

Kabupaten Pasuruan sendiri memiliki banyak penduduk yang beragam, baik dari profesi sampai dengan usia. Maka dari itu, program yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi dalam bidang kependudukan harus selalu kita dukung. Setiap hari kita sosialisasikan program KB dua anak cukup kepada seluruh masyarakat se-Kabupaten Pasuruan,” kata Irsyad.

Ditambahkannya, untuk mendukung program KB, pihaknya telah mencanangkan Kampung KB yang dimulai tahun 2015 lalu. Adalah Dusun Kalikunting, Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, yang duluan ditetapkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Pasuruan sekaligus sebagai Pilot Project (Proyek Percontohan) Kampung KB di Balai Desa Tambakan.

“Kampung KB difokuskan pada daerah yang padat penduduknya dengan tujuan untuk menekan jumlah penduduk dikawasan tersebut. Program ini akan berhasil apabila didukung  program pemerintah, baik dari Dinas KB PP, dinas kesehatan, pendidikan, UKM, PU dan lainnya. Kita harapkan program kampung KB ini dapat lebih menyentuh pada masyarakat yang membutuhkan terutama pada fasilitas kesehatan dan pendidikan," jelas pria penghobi olahraga sepakbola itu.

Lebih lanjut Irsyad menambahkan, Program Kampung KB sejalan dengan Program Kabupaten Pasuruan Maslahat. Dalam artian akan menyatu dengan program Desa Maslahat (maju, aman, sehat lahir batin, adil dan bermartabat), dengan mensinergikan program pemerintah Kabupaten mneuju terwujudnya desa mandiri.

“Kita berharap kesejahteraan masyarakat akan meningkat setelah mengikuti KB dan pembangunan keluarga yang dilaksanakan secara tematik lewat program Kampung KB. Untuk semua SKPD saya harapkan ikut berkontribusi secara nyata dan proaktif di bawah kordinasi kantor keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan,” tegas Irsyad di hadapan para undangan.

Sementara itu, Yetty Purwaningsih selaku Kepala Dinas KB-PP menambahkan, peran serta PKK dalam membantu program KB sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan kegetolan Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis yang terus mengajak Ketua TP PP Kecamatan dan Desa untuk sama-sama menggelorakan Program KB dua anak cukup.

“Kami sangat terbantukan oleh dukungan dan kegiatan PKK yang sangat bersinergi dengan keinginan Pak Bupati Irsyad Yusuf. Buktinya adalah capaian peserta KB aktif yang pada tahun ini mencapai 72,8% atau naik 1,8% dari tahun lalu,” tegasnya.

Kepada Suara Pasuruan, Yetty yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan tersebut menguraikan, jumlah Total Vertility Rate atau rata-rata pertumbuhan penduduk mencapai 1,9. Artinya, rata-rata terdapat 1 atau paling banyak 2 ibu yang melahirkan setiap tahunnya.

“Kami yakin bahwa orang tua pada jaman sekarang sudah dapat memahami pentingnya memiliki keluarga yang berkualitas. Maka dari itu saya menghimbau kepada seluruh Ibu-Ibu di semua kecamatan se-Kabupaten Pasuruan agar memberitahukan program KB ini ke suami dan keluarganya agar betul-betul dilaksanakan demi Indonesia yang semakin sejahtera dan bahagia,” jelasnya. (emil)

 

  • 16:05:31
  • adminnya
  • 452 kali dilihat
  • Kesehatan
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

SEP 07

Petik Merah Kopi Bareng Bupati Pasuruan

08:00 am - Seles

07 Sep 2017 (Tanggal Berakhir)

Dsn. Gunung Malang, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga