28Nov2016

CUACA EKSTRIM, HARGA CABAI MEROKET, DISPERINDAG TERUS LAKUKAN MONITORING

Lantaran cuaca yang berubah-ubah, harga cabai merah di hampir semua pasar tradisional di Pasuruan meroket tajam

Muzamiyah (49), salah seorang pedagang sayuran di Pasar Bangil menuturkan, harga beragam jenis cabai terus meroket tajam dalam sebulan terakhir, khususnya cabai merah besar dan cabai rawit.

“Harga cabai merah besar sudah sampai Rp 50 ribu dari sebelumnya Rp40 ribu/kg, cabai rawit juga naik dari Rp 32 ribu menjadi Rp 35 ribu,” katanya, Senin (28/11).

Kenaikan harga cabai sungguh sangat meresahkan. Padahal normalnya hanya Rp25 ribu/kg. Kata Muzamiyah, cuaca ekstrim mengakibatkan pasokan cabai menjadi menurun, sehingga terpaksa dirinya menaikkan harga cabai, begitupun penjual sembako lainnya.

“Cuaca ekstrim sangat berpengaruh terhadap pasokan cabai. Sebab, daerah penghasil cabai banyak yang mengalami gagal panen, jadi pertumbuhannya tidak optimal. Distribusi barang mengalami keterlambatan dari biasanya. Pemasoknya harus nunggu barang banyak dulu baru dia mau antar ke pasar,” tuturnya.

Akibat naiknya harga cabai, Muzamiyah juga mengaku ada penurunan omzet karena jarang ada pembeli cabai dalam jumlah yang banyak. Penghasilan, lanjut dia, turun drastis. Pihaknya tidak bisa jual dengan harga saat ini soalnya pembelinya keberatan.

“Agar barang laku, kita paling turunkan harganya sedikit,” ungkapnya.

Sementara itu, Daya Uji selaku Kabid Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menjelaskan, pihaknya terus melakukan monitoring secara berkala dengan maksud untuk mengetahui perkembangan harga sembako, baik yang mengalami penurunan maupun kenaikan.

“Kita sebulan tiga kali monitoring dari pasar satu ke pasar lainnya. Khusus untuk harga cabai memang masih naik karena pasokannya tidka terlalu banyak. Cuacanya kita ketahui sedang ekstrim, kadang hujan, terkadang juga panas sehingga merusak pertumbuhan tanaman cabai itu sendiri,” jelasnya.

Selain cabai, kenaikan harga cabai juga diikuti kenaikan harga telur yang awalnya Rp 16 ribu, kini menjadi Rp 17 ribu. Hanya saja, ada beberapa harga sembako yang justru turun drastic, yakni bawang merah, di mana seminggu lalu menembus Rp 45 ribu, kini turun menjadi Rp 37 ribu, begitu pula harga bawang putih dari Rp 35 ribu menjadi Rp 34 ribu. Sedangkan sembako lainnya tidak mengalami kenaikan atau turun harga, seperti beras IR 64 yang masih berkutat di angka Rp 9 ribu/kg, gula Rp 12.500, dan minyak goring dengan harga Rp 12.500/kg. (emil)

  • 19:52:04
  • emil
  • 32 kali dilihat
  • Ekonomi
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

NOV 23

Peringatan Hari Ikan Nasional

08:00 am - 00:00 am

23 Nop 2016 (Tanggal Berakhir)

Sentra Produk Unggulan Bangil

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga