19Oct2016

AJAK WARGA BERSIH-BERSIH PANTAI

Untuk merangsang masyarakat di sekitar kawasan pesisir agar lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan pantai, Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama ratusan warga melaksanakan Bersih-Bersih Pantai di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Rabu (19/10).

Bersih-bersih pantai tersebut dipimpin Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha, dan dihadiri oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kabupaten Pasuruan, Abdul Munif, beberapa Kepala SKPD terkait seperti Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Slamet Nur Handoyo, Kepala Dinas Kominfo, Syaifudin Ahmad, Kepala Bappeda, Bambang Abimanyu, Inspektur Kabupaten Pasuruan, Dwitono Minahanto, warga serta ratusan pelajar setingkat SMA di wilayah timur.

Menurut Slamet, Kegiatan Bersih-bersih pantai secara terus menerus telah dilakukan sejak Januari 2016 lalu oleh para nelayan dan warga di 7 Desa, diantaranya Desa Tambaklekok, Jatirejo, Wates dan Semedusari, Kecamatan Lekok, serta Desa Kedawang, Mlaten dan Penunggul, Kecamatan Nguling. Harapannya tak lain untuk lebih meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan di pantai.

"Kita juga ingin meningkatkan pengetahuan dan kepedulian anak-anak sekolah terhadap laut dan kawasan-kawasan pesisir beserta permasalahannya. Bagaimanapun kalau laut tidak dikelola dengan baik, maka jatuhnya juga tidak menarik. Untuk itu, kegiatan bersih pantai ini kami harapkan dapat mengurangi banyaknya sampah yang ada di laut," kata Slamet, di sela-sela acara.

Dikatakan Slamet, panjang perairan di Kabupaten Pasuruan mencapai 48 KM lebih, di mana kondisi perairan cukup memprihatinkan. Tak lain tak bukan karena masih banyak masyarakat yang membuang sampah ke perairan lepas, baik masyarakat di Pasuruan maupun sampah buangan dari daerah lain.

"Mulai tahun 2015 lalu sudah kita galakkan kegiatan bersih pantai. Apalagi Pak Bupati dan Wakil Bupati juga menjadi penggagasnya, makanya kita juga termotivasi untuk mengajak masyarakat lebih sadar dalam menjaga pantai dari sampah," imbuhnya.

Selain bersih-bersih pantai, acara yang diawali dengan apel bersama itu juga disemarakkan dengan kegiatan marine education atau sekolah pantai yang diikuti 120 siswa-siswi setingkat SMP dan SMA, serta bakti sosial  yang bersinergi dengan SKPD lain, diantaranya pengobatan gratis bagi 300 orang oleh Dinas Kesehatan, pelayanan penerbitan surat kependudukan bagi 300 warga Kecamatan Lekok yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Gerakan minum susu dan makan telur untuk anak-anak sekolah sebanyak 600 paket, penebaran 25.000 benih ikan bandeng yang merupakan bantuan HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Kabupaten Pasuruan, serta pembinaan kepada kelompok-kelompok pembudidaya ikan sebagai pemenang evaluasi kinerja kelompok tahun 2016.

Sementara itu, Wakil Bupati Riang Kulup Prayudha menegaskan bahwa pantai adalah tempat yang tak terpisahkan dari masyarakat, di mana sehat tidaknya pantai tersebut juga tergantung dari bagaimana perlakukan yang diberikan oleh masyarakat kepada pantai itu sendiri.

"Sebenarnya pantai kita cukup bagus kalau betul-betul dirawat. Dalam artian tidak banyak sampah yang diceburkan atau dibuang ke pantai. Kalau sudah begitu, jangan harap pantai kita akan bersih dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan. Untuk itu, melalui kegiatan bersih pantai ini, tidak ada kata terlambat untuk mengembalikan pantai kita seperti dulu lagi," tegas Wabup, sesaat setelah acara selesai dilaksanakan. (emil)

 

  • 20:42:11
  • emil
  • 117 kali dilihat
  • Kesehatan
Komentar Pengunjung
Tuliskan Komentar
 
Form Pencarian
Berita Terkini
Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan.

NOV 23

Peringatan Hari Ikan Nasional

08:00 am - 00:00 am

23 Nop 2016 (Tanggal Berakhir)

Sentra Produk Unggulan Bangil

Semua Agenda »
Suara Warga
Form & Arsip Suara Warga